Alhamdulillah, Ibu Positif Covid-19 Klaten Yang Dirawat Di RS Bareng Bayinya Sudah Sembuh
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, KLATEN -- Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten, memberikan izin pulang seorang ibu positif Covid-19 yang dirawat bersama bayinya lantaran sudah sembuh, Kamis (6/8/2020).

Izin diberikan merujuk hasil pemeriksaan swab ulang dengan polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif. Berdasarkan rilis yang diterima Solopos.com dari Humas RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, pasien itu berinisial AN dari Kecamatan Polanharjo.

Dia sudah dirawat selama 23 hari bersama bayinya yang berumur dua bulan. Pasien dirawat bersama bayi dikarenakan di bayi masih membutuhkan ASI eksklusif. Saat perawatan di PKU Delanggu, ibu dan bayi menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

Soal Mobil Dinas Baru, Banggar DPRD Solo Klaim Hanya Bahas 3 Unit Untuk Wakil Ketua

Pemulangan ibu yang positif Covid-19 itu dihadiri Bupati Klaten, Sri Mulyani. “Saya selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 mengucapkan terima kasih kepada Direktur PKU Delanggu yang telah merawat pasien positif Covid-19 sebanyak lima orang. Alhamdulillah sudah sembuh empat orang,” ungkap Mulyani.

Mulyani mengimbau masyarakat Klaten bisa membangun kerja sama, komunikasi yang efektif dengan gugus tugas Pemkab Klaten, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19.

Delapan Pasien Sembuh

Mulyani juga menyatakan hari ini ada total delapan pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Satu pasien positif Covid-19 sembuh adalah ibu dirawat di PKU Delanggu, Klaten, sedangkan tujuh lainnya dirawat di rumah sakit lain.

Rekam Jejak Anung Indro Susanto: Dulu Cawali Pilkada Solo, Kini Sibuk Jualan Jamu Bareng Eks Bupati Sragen

Sementara itu jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Klaten sebanyak 148 orang dengan 105 orang sembuh, tujuh orang meinggal dunia, dan 36 orang masih dirawat.

Direktur Utama RSU PKU Muhammadiyah Delanggu, Muhamad Ma'mun Sukri, menambahkan pengelolaan pelayanan kesehatan di PKU Delanggu ketat dalam penerapan protokol kesehatan. Penerapan itu yakni bangsal untuk pasien Covid-19 terpisah.

Ada petugas khusus dan meminimalkan kontak petugas dengan pasien. Penyemprotan disinfektan secara rutin, screening suhu, tempat cuci tangan, dan area wajib memakai masker. “Jadi PKU Delanggu tetap aman bagi masyarakat yg ingin berobat atau memeriksakan kesehatan,” kata Muhamad Ma'mun Sukri.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom