Alhamdulillah! Bantuan Beras Mulai Disalurkan di Karanganyar

Dinsos Karanganyar mulai membagikan bantuan tambahan beras sebanyak 10 kg untuk setiap KPM PKH dan bantuan sosial tunai (BST) di Karanganyar.

 Petugas Dinsos Karanganyar menyalurkan bantuan tambahan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk keluarga penerima manfaat (KPM) PKH, dan BST di Karanganyar Sabtu (31/7/2021). (Istimewa/Dinsos Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Petugas Dinsos Karanganyar menyalurkan bantuan tambahan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk keluarga penerima manfaat (KPM) PKH, dan BST di Karanganyar Sabtu (31/7/2021). (Istimewa/Dinsos Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR – Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar mulai membagikan bantuan tambahan beras sebanyak 10 kg untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) di Karanganyar. Bantuan disalurkan secara bergiliran untuk menghindari potensi kerumunan.

Koordinator PKH Karanganyar, Nur Cholis, mengatakan pembagian bantuan tambahan beras tersebut mulai dibagikan pada Jumat (30/7/2021). Sebelum menyalurkan bantuan, kualitas beras bantuan dicek terlebih dulu oleh perwakilan Dinsos Karanganyar dan Bulog pada Kamis (29/7/2021). Pembagian dilakukan dengan cara dijadwal untuk menghindari potensi kerumunan.

Baca Juga: Josss… Pemilik Bengkel di Ceper Klaten Ini Sediakan Oksigen & Ambulans Gratis untuk Warga

“Sudah mulai dibagikan. Tapi sebelum dibagikan bantuannya dipastikan dulu kesesuaian jumlah beras dan kualitasnya. Setiap penerima mendapatkan dua kantong ukuran 5 kilogram. Untuk penyaluran dilakukan di kantor desa atau kelurahan,” beber dia kepada Solopos.com, Minggu (1/8/2021).

Nur menambahkan, untuk pembagian bantuan tambahan beras terdapat 64.093 KPM yang akan menerima jatah total 10 kilogram beras. Untuk penyaluran, hingga saat ini sudah ada sejumlah desa yang sudah didistribusikan di Kecamatan Karanganyar, Matesih, Kebakkramat, dan Tasikmadu. Ditarget, penyaluran bisa rampung pada pekan depan.

“Untuk bantuan ini memang tidak bisa bersamaan karena harus mengatur jadwal sedemikian rupa agar tidak berkerumun. Soalnya masih ada bantuan lain yang harus dibagikan seperti PKH, BST, dan BSP juga. Jadi kami jadwal bergiliran di setiap desa atau kelurahan,” imbuh dia.

Baca Juga: Mempersempit Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Klaten Gencarkan Operasi dan Edukasi

Terkait kendala, Nur mengatakan hingga Sabtu, penyaluran bantuan terpantau lancar dan tidak menimbulkan kerumunan. Pasalnya, penerima bantuan sebelumnya sudah diberikan undangan yang terdapat jadwal pengambilan.

“Sampai saat ini tidak ada kendala. Penyalurannya lancar, tidak ada komplain. Berasnya bagus,” ungkap dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Penyakit Ini di Wonogiri

Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai beberapa penyakit yang akan muncul.

Derita Penambang Pasir Bengawan Solo Sragen: Sudah Mandi Berkali-Kali, Badan Tetap Bau

Para penambang pasir di Sungai Bengawan Solo wilayah Sragen mengaku sulit menghilangkan bau badan akibat terkena air sungai yang tercemar limbah.

150 Siswa SMKN 2 Solo Tiba-Tiba Dites Swab, Ada Apa?

Sekitar 150 siswa dan para guru SMKN 2 Solo mengikuti tes swab di sekolah mereka, Rabu (22/9/2021).

Berbulan-Bulan Nunggu, Siswa SLB-B YAAT Klaten Senang Bisa Sekolah Tatap Muka

SLB B YAAT Klaten menjadi satu-satunya SLB yang menggelar simulasi PTM mulai Senin (20/9/2021), dari total 14 SLB di Klaten. 

Terus Digenjot, Pemkab Sukoharjo Targetkan Capaian Vaksinasi Sentuh 50% Akhir Bulan Ini

Pemkab Sukoharjo menargetkan program vaksinasi Covid-19 mencapai 50 persen pada akhir September. Kegiatan vaksinasi digenjot di puskesmas dan sejumlah lokasi.