Tutup Iklan
Alhamdulillah, 4 Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Sembuh
Ilustrasi tes virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, PONOROGO - Sebanyak empat pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo dinyatakan sembuh, Senin (1/6/2020). Sehingga saat ini pasien positif yang masih menjalani perawatan ada 17 orang.

Empat pasien positif virus corona yang sembuh yaitu pasien nomor 19 warga Kecamatan Babadan, pasien nomor 20 dari Kecamatan Balong, pasien nomor 15 dari Kecamatan Balong, dan pasien nomor 21 dari Kecamatan Kauman.

"Alhamdulillah, hari ini saya kabarkan berkat doa dari seluruh masyarakat dan semangat yang luar biasa dari para dokter dan perawat. Ada empat pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Satu dari klaster Bank Jatim dan tiga pasien dari klaster Pondok Temboro," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, saat dihubungi Solopos.com, Senin sore.

Motor Terbakar Digasak Truk di Jalan Surabaya-Madiun, Pengendara Tewas

Ipong menjelaskan empat pasien positif tersebut dinyatakan sembuh setelah hasil tes swab-nya negatif dua kali berturut-turut. Dengan adanya penambahan empat pasien sembuh itu, sehingga pasien positif corona di Ponorogo saat ini tinggal 17 orang.

"Untuk total kasus pasien positif Covid-19 di Ponorogo ada 31. Sabtu lalu ada penambahan 7 pasien positif," kata dia.

Untuk saat ini total yang sembuh ada 13 orang dan meninggal dunia satu orang. Sedangkan pasien positif corona yang dirawat di rumah sakit ada 16 orang dan isolasi mandiri ada satu orang.

Koma Sebulan, Bayi di Brasil Bisa Sembuh dari Covid-19

"Menyongsong new normal, kita harus semakin disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sering mencucu tangan, pake masker, dan jaga jarak aman minimal 1 meter," terang bupati.

Transmisi Lokal

Sebelumnya, penularan Covid-19 di Ponorogo saat ini sudah masuk dalam transmisi lokal atau penularan lokal. Hal itu terlihat dari penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Reog sebanyak tujuh orang pada Sabtu (30/5/2020).

Tujuh pasien yang terkonfirmasi positif corona itu setelah diperiksa bukan berasal dari klaster yang saat ini ada. Sehingga dugaannya mereka tertular saat berinteraksi dengan orang lain di wilayah Ponorogo.

Seperti diketahui, di Ponorogo ada dua klaster penularan virus corona yang paling banyak yakni klaster Pondok Temboro dan klaster Asrama Haji Sukolilo.

Ada Teror Terhadap Tenaga Kesehatan di Sragen, Begini Respons Bupati

Dengan penambahan tujuh ini, sehingga membuat jumlah pasien positif Covid-19 di Ponorogo sebanyak 31 orang. Pasien ini merupakan warga dari Kecamatan Balong, Ponorogo, Babadan, Jambon, dan Sukorejo.

“Terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Ponorogo sebanyak tujuh orang. mereka tidak berasal dari klaster yang pernah ada. Ini bisa disebut transmisi lokal atau penularan di dalam Ponorogo saja,” kata Ipong Muchlissoni, Senin (1/6/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho