Tutup Iklan

Alasan Ingin Jalan-Jalan & Jenguk Keluarga, 100-an Pengendara Ditolak Masuk Klaten

Sebanyak 100-an kendaraan dipaksa putar balik saat hendak masuk Klaten dengan alasan pengin jalan-jalan dan menjenguk keluarga.

 Kendaraan roda empat berpelat nomor luar daerab saat diputar balik tim gabungan di Prambaman, Sabtu (17/7/2021). Penyekatan ditujukan mengurangi mobilitas warga di tengah PPKM Darurat. (Solopos.com/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Kendaraan roda empat berpelat nomor luar daerab saat diputar balik tim gabungan di Prambaman, Sabtu (17/7/2021). Penyekatan ditujukan mengurangi mobilitas warga di tengah PPKM Darurat. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 100-an pengendara terpaksa diputar balik di pos penyekatan di Delanggu dan Prambanan, Sabtu (17/7/2021). Mereka berusaha masuk ke wilayah Klaten pada pagi hingga siang hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, tim gabungan memang rutin melakukan penyekatan di dua lokasi di tengah momentum PPKM Darurat, 3-20 Juli 2021. Pos penyekatan di Prambanan dibuat guna menyekat pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat berpelat nomor luar daerah dari arah Jogja ke Klaten. Selain pagi hari, penyekatan di lokasi ini juga dilakukan pada sore hari.

Sedangkan penyekatan kendaraan di Delanggu ditujukan guna menghalau pengendara dari Solo dan Sukoharjo yang ingin masuk ke Klaten. Pengendara yang dipaksa putar balik di lokasi ini termasuk kendaraan berpelat nomor luar daerah.

Baca juga: Tragis! Warga Gondangrejo Karanganyar Gantung Diri di Sebelah Jenazah Ibunya

Di sisi lain, para pengendara yang tak dapat menunjukkan surat swab dengan hasil negatif Covid-19 atau pun surat keterangan kerja di hadapan tim gabungan juga diminta balik kanan.

“Penyekatan masih kami lakukam secara rutin. 100-an pengendara [baik roda dua dan roda empat] yang dipaksa putar balik hingga siang hari tadi mereka yang berpelat luar daerah dan hanya berajalan jalan-jalan serta menjenguk anggota keluarga. Kami tak ada toleransi lagi sehingga harus putar balik,” kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulastiasto, saat ditemui wartawan di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Sabtu (17/7/2021).

AKP Abipraya Guntur Sulastiasto mengatakan total kendaraan yang sudah diputar balik saat ingin masuk Klaten sudah mencapai di atas 500-an unit. Penyekatan bakal terus dilakukan di pos yang sudah disiapkan tim gabungan.

“Dengan penyekatan diharapkan mobilitas warga dapat berkurang di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Baca juga: Ini Dia Dewanya Mi Ayam di Kota Solo, Sudah Pernah Coba?

Berdasarkan pantauan Solopos.com, penyekatan kendaraan berpelat nomor luar daerah juga dilakukan di Pos Prambanan, Sabtu (17/7/2021) pukul 16.00 WIB-17.30 WIB. Penyekatan kali ini dipimpin Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu. Di kesempatan tersebut, penyekatan difokuskan ke kendaraan berpelat luar yang ingin masuk dari arah Jogja ke Klaten.

“Kami sudah bagi ruas jalan di depan Pos Prambanan menjadi beberapa bagian [empat bagian]. Itu untuk memudahkan proses penyekatan. Lajur paling kanan difungsikan untuk kendaraan yang putar balik. Pengendara kendaraan roda dua dan roda empat berpelat nomor luar daerah yang tak dapat menunjukkan swab hasil negatif Covid-19 atau pun yang tak dapat menunjukkan surat keterangan kerja,” kata AKBP Edy Suranta Sitepu.

Saat penyekatan berlangsung sempat terjadi penumpukan kendaraan di depan pos pemeriksaan. Hal itu disebabkan tim gabungan harus memilah kendaraan sesuai pelat daerah dari arah perbataaan Jateng-DIY. Pengendara kendaraan luar daerah yang tidak disertai surat swab negatif Covid-19 dan surat keterangan kerja langsung diarahkan di lajur paling kanan Jl. Jogja-Solo. Sedangkan, kendaraan berpelat AD (Soloraya) dibiarkan melaju masuk ke Klaten.

Berita Terkait

Berita Terkini

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Hebat! Desa Sendang Terbaik Nasional soal Keterbukaan Informasi Publik

Desa Sendang, Wonogiri, menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa.

Ada Sekolah Langgar Prokes, Pemkot Solo Diminta Tak Sekadar Reaktif

Pemkot Solo diminta tidak hanya bersikap reaktif ketika ada sekolah melanggar prokes saat PTM namun juga melakukan pengawasan sistematis.

PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021.

PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

Sri Mulyani mengatakan sidak dilakukan oleh lima tim yang menyebar ke berbagai sekolah terutama yang menyelenggarakan PTM terbatas.

Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

Sapi yang memiliki masalah dalam sistem reproduksi akan diobati dan dipantau selama tiga pekan ke depan. 

Timbang Mangkrak, Pawartos Bikin Taman di Lahan Eks Terminal Kartasura

Masyarakat yang tergabung dalam Pawartos membangun taman dan pusat kuliner di lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang lama mangkrak.

RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Dalam Ranperda APBD 2022, struktur pendapatan daerah dalam APBD Boyolali tahun 2022 diestimasikan Rp2.278.633.677.000.

Kucing, Hewan Paling Banyak Divaksin Rabies di Wonogiri

Vaksin rabies untuk hewan peliharaan ini digelar sebagai tindakan preventif dan mempertahankan status Jawa Tengah yang bebas rabies.

Baru 40-An Pelaku Usaha Ajukan QR Code PeduliLindungi lewat Pemkot Solo

Jumlah pelaku usaha yang mendaftar pengajuan QR Code PeduliLindungi melalui Dinas Pariwisata Solo masih minim, baru 40-an.

KPA Sragen Gelar Tes HIV di Gunung Kemukus Sasar Pekerja Hiburan

Pemkab Sragen kini punya alat khusus untuk memindai sidik jari warga jika menemui kelompok rentan HIV/AIDS yang tidak memiliki KTP.

Tol Solo-Jogja Lewati Saluran Irigasi, Petani Minta Air Tak Terganggu

Apa pun rekayasa yang dilakukan pelaksana proyek strategis nasional tersebut, petani meminta agar sawah mereka tetap mendapatkan suplai air.