Wali Kota Salatiga Yuliyanto (tengah) mendatangi rumah milik Pramono di Kampung Soka RT 009/RW 007, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jateng, Senin (18/12/2017). (Facebook.com-Polres Salatiga)

Kisah tragis yang dialami pria asal Kota Salatiga akhirnya mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Solopos.com, SALATIGA – Potret kemiskinan berupa kisah tragis yang dialami Pramono, 38, pria yang tinggal di Kampung Soka RT 009/RW 007, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) akhirnya mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Kabarnya, rumah sempit milik Pramono akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.

Aparat Polres Salatiga yang sebelumnya telah mencuatkan kisah tragis yang dialami Pramono lewat media sosial Facebook, mengabarkan Pramono telah dikunjungi Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Senin (18/12/2017). Pramono pun mengungkapkan rumah sempi berdinding gedek miliknya akan segera diperbaiki. "Syukurlah Insya Allah rumah kami segera diperbaiki, ungkap Pramono," tulis pengelola halaman Facebook milik Polres Salatiga.

Dari foto yang diunggah pengelola halaman Facebook tersebut, memang terlihat Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengunjungi rumah milik Pramono. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Salatiga itu datang bersama beberapa aparat kepolisian. Sayang, pengelola halaman Facebook milik Polres Salatiga itu tak menjelaskan sumber dana yang akan digunakan untuk memperbaiki rumah Pramono.

[Baca juga Ditinggal Istri, Pria Salatiga Hidupi 4 Anak di Rumah Sempit]

Terlepas dari itu, publik pengguna Internet (netizen) memuji Wali Kota Yuliyanto bersama jajarannya yang memperhatikan salah satu potret kemiskinan di Jateng itu. "Alhamdulilah, salut kepada Pemerintah Kota Salatiga atas respons buat rakyatnya. Mantap," ungkap pengguna akun Facebook Kana Soya.

"Mantap. Terus telusuri di desa-desa yang tertinggal biar ikut merasakan Salatiga sejahtera. Amin dapat pemimpin yang hebat," tulis pengguna akun Facebook Widodo.

Dikabarkan Semarangpos.com sebelumnya, Pramono yang mengalami kisah tragis itu harus tinggal bersama empat anaknya di rumah sempit. Pramono juga mengaku telah ditinggal istrinya selama empat tahun tanpa memberi kabar kepadanya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten