Akui Bertemu Deputi Penindakan KPK, TGB: Cuma Tanya Kabar
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) membagikan buku kepada anak-anak korban gempa di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). (Antara-Ahmad Subaidi)

Solopos.com, JAKARTA -- Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi Tuan Guru Bajang (TGB), akhirnya menjawab polemik soal  pertemuannya dengan Deputi Penindakan KPK Brigjen Pol Firli. Menurutnya, pertemuan itu sudah berlangsung sebelum klarifikasi penyelidikan KPK soal kasus divestasi Newmont.

Menurut TGB, pertemuan dengan Firli itu terjadi pada 13 Mei 2018. Sedangkan, proses klarifikasi oleh KPK berlangsung pada 25 Mei 2018.

"Pada 13 Mei kalau tidak salah [bertemu dengan Firli) dan itu jauh sebelum saya diklarifikasi dan mengetahui ada proses pengumpulan data atau penyelidikan. Saya belum tahu ada proses pengumpulan data atau penyelidikan karena saya diklarifikasi baru pada 25 Mei. Jadi hampir dua pekan dari kehadiran bersama di lapangan tenis," tutur TGB dalam jumpa pers di Penang Bistro, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Terkait pertemuan itu, TGB mengaku kehadirannya tersebut atas undangan Kolonel Infantri Farid Makruf. Sedangkan Firli datang tanpa sepengetahuannya dan telah hadir lebih dulu bersama Farid Maruf. Lebih lanjut, TGB menegaskan pertemuan dengan Firli hanya sebatas berbincang seputar kabar dan kesehatan.

"Ketika saya datang beliau juga ternyata sudah ada di situ. Beliau sudah ada di situ sedang main tenis. Jadi saya baru tahu bahwa ternyata Pak Firli juga pemain tenis. Begitu saja, ketemu kemudian tanya kesehatan tanya kabar setelah itu selesai. Tidak ada sedikitpun yang menyangkut tentang masalah ini," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, internal Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tengah mendalami adanya informasi pertemuan antara TGB dengan Brigjen Firli. Febri menjelaskan internal KPK kini tengah mengurutkan pertemuan tersebut dari kronologi awal hingga tujuan Firli bertemu dengan TGB.

"Saya sudah cek ke direktorat pengawasan internal tentu dilakukan proses telaah," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (19/9/2018), dilansir Suara.com.

"Itu siapa saja yang mengambil keputusan saat itu. Dan bagaimana peristiwanya. itu semua masih ditelaah," ujar tutup Febri.

Firli dan TGB bertemu dalam acara perpisahan Komando Resor Moliter 162 di Mataram, NTB pada Mei 2018 lalu. Informasi yang beredar menyebutkan keduanya bermain di Lapangan Tenis Wira Bhakti, Gebang, NTB.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom