AKTIVITAS KAWAH DIENG : PMI Mulai Siaga Antisipasi Dampak Kawah Timbang
Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)

Petani melakukan aktifitas pertanian di dalam zona bahaya di sekitar kawah Timbang dataran tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, Jateng, Selasa (26/3/2013) lalu. Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikan status kawah timbang menjadi siaga pada hari Rabu (27/3/2013) malam dan memperluas zona bahaya menjadi radius satu kilometer serta melarang seluruh aktifitas dalam radius tersebut. (JIBI/SOLOPOS/Antara)
Petani melakukan aktifitas pertanian di dalam zona bahaya di sekitar kawah Timbang dataran tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, Jateng, Selasa (26/3/2013) lalu. Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikan status kawah timbang menjadi siaga pada hari Rabu (27/3/2013) malam dan memperluas zona bahaya menjadi radius satu kilometer serta melarang seluruh aktifitas dalam radius tersebut. (JIBI/SOLOPOS/Antara)
BANJARNEGARA - Palang Merah Indonesia (PMI) siaga mengantisipasi dampak peningkatan status Kawah Timbang di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. "PMI akan segera melakukan koordinasi dengan anggota Sibat (relawan) PMI," kata Ketua PMI Banjarnegara, Setiawan, dalam keterangan pers, Kamis (28/3/2013).

Menurut dia, PMI akan menggelar rapat koordinasi di Posko Kecamatan Batur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait lain. Ia mengatakan, saat ini PMI menyiapkan 50 personel yang terdiri atas tim penilaian, evakuasi, kesehatan dan dapur umum untuk mengantisipasi dampak bencana.

Status Kawah Timbang naik dari Waspada menjadi Siaga. Peningkatan status ditandai dengan peningkatan intensitas gempa yang sampai 48 kali sejak Selasa (26/3/2013).

Dalam status Siaga, masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dalam radius satu kilometer dari Kawah Timbang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho