Tutup Iklan
Aktif Lagi, KA Sembrani Singgah di Stasiun Ngrombo Grobogan
Ilustrasi KA Sembrani (Youtube,com)

Solopos.com, SEMARANG-Kereta Api (KA) Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasarturi aktif lagi beroperasi mulai Jumat (10/7/2020).

Kereta api jarak jauh kelas luxury dan eksekutif ini akan singgah di sejumlah stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang, seperti Semarang Tawang, Cepu, Tegal, Pekalongan, dan Ngrombo Grobogan.

Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan KA Sembrani diaktifkan lagi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan new normal yang ketat.

Aksi Ekshibisionis Teror Warga Semarang

"Pada tahap awal, KA Sembrani baru dioperasikan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Hal itu karena minat masyarakat bepergian dengan KA jarak jauh lebih tinggi pada akhir pekan. Tapi, kita akan terus evaluasi menyesuaikan perkembangan di lapangan," tutur pria yang karib disapa Kris itu.

KA Sembrani dari Stasiun Surabaya Pasarturi tujuan Gambir akan tiba di Semarang Tawang pada pukul 21.30 WIB. Sementara dari arah Stasiun Gambir tujuan Surabaya Pasarturi akan tiba di Semarang Tawang sekitar pukul 01.10 WIB. Sedangkan di Stasiun Ngrombo Grobogan, KA Sembrani arah Jakarta tiba pukul 20.43 WIB dan pukul 02.07 WIB dari arah Surabaya Pasarturi.

"Untuk melihat jadwal keberangkatan dari stasiun antara, masyarakat bisa mengakses aplikasi KAI Access. Tiket bisa dipesan melalui aplikasi itu," imbuh Kris.

Update Covid-19 Dunia: Jumlah Kasus Positif Hampir Tembus 12 Juta

Kris menambahkan seluruh KA yang dioperasikan tarifnya tidak mengalami kenaikan. Tarif KA komersial masih disesuaikan dengan rentang tarif batas bawah dan tarif batas atas yang telah ditentukan.

Sementara itu untuk mencegah persebaran Covid-19, KAI menerapkan berbagai protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya adalah physical distancing selama perjalanan.

"Selain itu, pelanggan juga harus mengenakan face shield. Pelanggan juga harus menunjukkan hasil rapid test dan membawa SIKM, khususnya bagi yang tujuan Jakarta," terang Kris.

Reaktif Covid-19, 3 Peserta SPMB Undip Minta Realokasi Jadwal UTBK


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho