AKSI TEROR: Kembangkan Kasus Toriq, Polisi Gerebek Rumah di Bojong Gede, Bogor

 Petugas kepolisian dan TNI berjaga di lokasi penggerebekan rumah terduga teroris di Kp. Warung Jambu RT003 / RW008 , Desa Susukan, Bojong Gede, Bogor, Senin (10/9). Penggerebekan yang dilakukan personel Densus 88 merupakan hasil pengembangan atas penyerahan diri Muhammad Thorik yang sebelumnya menyerahkan diri ke Pos Polisi Tambora Jakarta Barat semalam. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

SOLOPOS.COM - Petugas kepolisian dan TNI berjaga di lokasi penggerebekan rumah terduga teroris di Kp. Warung Jambu RT003 / RW008 , Desa Susukan, Bojong Gede, Bogor, Senin (10/9). Penggerebekan yang dilakukan personel Densus 88 merupakan hasil pengembangan atas penyerahan diri Muhammad Thorik yang sebelumnya menyerahkan diri ke Pos Polisi Tambora Jakarta Barat semalam. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Petugas kepolisian dan TNI berjaga di lokasi penggerebekan rumah terduga teroris di Kp. Warung Jambu RT003 / RW008 , Desa Susukan, Bojong Gede, Bogor, Senin (10/9). Penggerebekan yang dilakukan personel Densus 88 merupakan hasil pengembangan atas penyerahan diri Muhammad Thorik yang sebelumnya menyerahkan diri ke Pos Polisi Tambora Jakarta Barat semalam. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

JAKARTA–Polisi terus mengembangkan penyelidikan setelah tersangka peracik bom Muhammad Thoriq menyerahkan diri. Atas petunjuknya, Densus 88 Antiteror menggerebek sebuah rumah di Villa Asia, Desa Warung Jambu, Bojong Gede, Bogor, Senin (10/9/2012) yang diduga sebagai tempat sejumlah teroris.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Rikwanto menyampaikan bahwa dari penggerebekkan itu ditemukan sejumlah bahan peledak yang serupa dengan bahan-bahan yang ditemukan di Tambora, Jakarta Barat, tempat Thoriq meracik bom. “Setelah diadakan penggeledahan terhadap rumah di Bojong, ditemukan beberapa bahan pembuat bom yang sama dengan yang ditemukan di Tambora,” ujarnya.

Dia menjelaskan sejumlah bahan pembuat bom yang ditemukan seperti pipa paralon, bahan-bahan pembuat bom, besi untuk membuat laras atau alat peredam, magasen kaliber 9mm dan gelas tabung kimia. Dalam pengerebekan itu, ungkapnya, Densus 88 juga menangkap seorang pria yang berada di sekitar lokasi penggerebekan. Dia diduga ikut menjadi bagian dalam terjadinya ledakan di Beji, Depok, pada Sabtu malam (8/9/2012).

Arif diduga sebagai salah satu orang yang melarikan diri setelah ledakan terjadi. Guna memastikan itu, kata Rikwanto, polisi melakukan pengecekan di tubuhnya apakah ada luka dari efek ledakan yang terjadi di Beji. Namun, dalam pengerebekkan itu belum berhasil menemukan tersangka lainnya yang diduga sudah kabur lebih dulu. Dalam ledakan di Beji,Depok, diketahui ada beberapa tersangka yang lari, karena warga sekitar keburu mendatangi lokasi kejadian.

Kesalahan dalam meracik bom menyebabkan dua kejadian dalam sepekan terakhir terungkap oleh warga, yakni di Tambora, Jakarta Barat, dan Beji, Depok. Sejumlah pelaku sudah tertangkap. Thoriq yang sebelumnya diburu polisi akhirnya tadi malam (9/9/2012) menyerahkan diri.

Berita Terkait

Espos Plus

Berita Terkini

Harga Minyak Goreng, Ritel Modern di DIY Terapkan Rp14.000

Kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 kemasan liter mulai berlaku di ritel modern di DIY.

Anggota TNI di Jakarta Terbunuh oleh Geng Pemuda

Polisi sudah menangkap tujuh dari delapan anggota kelompok pengeroyok anggota TNI, S, 23, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

+ PLUS Bom Tawa Pernah Meledak-Ledak di Taman Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo memang pernah menjadi pusat kesenian dan hiburan. Grup lawak Srimulat pernah berbasis di Taman Balekambang. Pelawak Gepeng meniti karier dari Taman Balekambang Solo.

Viral Foto KTP Dijual di NFT, Ini Kata Guru Besar Tempat Ghozali Kuliah

Guru besar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menanggapi viralnya data pribadi atau foto KTP yang dijual sebagai NFT di situs web OpenSea.

Marak Penolakan Kenaikan Retribusi Pasar, DKUKMP Klaten Bergeming

Para pedagang protes kenaikan retribusi pasar yang mulai berlaku sejak awal 2022.

Masih Terikat Kontrak, Banyak Pemain Persis Solo Bakal Bertahan

Sejumlah pemain Persis Solo saat ini banyak menghuni klub-klub Liga 1 dengan status pinjaman.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Terkendala Ijin, Ratusan Kapal Nelayan di Tegal Tidak Melaut

Nelayan menuntut pemerintah setempat mempercepat proses perizinan melaut bagi eks nelayan kapal dengan alat tangkap cantrang

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Negara Rugi Rp3,6 Triliun Gara-Gara Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin, mengungkap kerugian sementara negara akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia Rp3,6 triliun.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Pemkot Salatiga Akan Pertahankan Tenaga Honorer

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menyatakan akan mempertahankan tenaga harian lepas atau honorer di instansi pemerintahan atau Pemkot Salatiga.

Dikenal Teknik Putaran Miring, Melikan Bangun Wisata Edukasi Gerabah

Desa Melikan mengembangkan potensi gerabah dengan membikin wisata edukasi.

Misteri Penunggu Gunung Dempo, Suka Mencari Mangsa Saat Pagi dan Senja

Gunung Dempo tak hanya menyuguhkan pemandangan indah, namun juga menyimpan misteri penunggu puncak gunung yang suka turun saat pagi dan senja menjelang petang.