Aksi Polisi Cilik Wonogiri Pukau Warga di Pusat Kota

Sebanyak 33 siswa SD yang tergabung dalam polisi cilik (Pocil) Satlantas Polres Wonogiri tampil menghibur masyarakat umum di Alun-alun Giri Krida Bakti, Minggu (18/9/2022).

 Puluhan anak yang tergabung dalam polisi cilik (Pocil) sesang berbaris dan bersiap menghibur masyarakat umum di Alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri, Minggu (18/9/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Puluhan anak yang tergabung dalam polisi cilik (Pocil) sesang berbaris dan bersiap menghibur masyarakat umum di Alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri, Minggu (18/9/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak 33 siswa SD yang tergabung dalam polisi cilik (Pocil) Satlantas Polres Wonogiri tampil menghibur masyarakat umum di Alun-alun Giri Krida Bakti, Minggu (18/9/2022). Para bocah asal Kecamatan Jatiroto itu menjadi salah satu pengisi acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara.

Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Maryono, mengatakan perayaan HUT Lalu Lintas Bhayangkara kali ini mengambil tema Art Policing (Kepolisian dengan Pendekatan Seni dan Budaya). Selain menghadirkan polisi cilik, perayaan di area pusat kota itu juga menampilkan kesenian reog.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Sebelum terpilih menjadi Pocil binaan Satlantas Polres Wonogiri, 33 anak tersebut mengikuti proses seleksi selama sebulan.

“Polisi cilik menampilkan kegiatan baris berbaris, tari-tarian, utamanya memberi hiburan. Selain itu, penampilan mereka penting karena akan diikutkan dalam lomba polisi cilik tingkat Jawa Tengah,” ungkap AKP Maryono saat ditemui Solopos.com, Minggu (18/9/2022).

Orang tua salah satu pocil asal Jatiroto, Alwi Abdul Hakim, mengatakan anaknya antusias mengikuti Pocil. Ia juga melihat ada perbedaan antara sebelum dan sesudah anaknya mengikuti Pocil.

Baca Juga: Polres Wonogiri Gelar Simulasi Penanganan Kericuhan saat Unjuk Rasa

“Yang pasti terlihat, anak saya lebih disiplin. Misal main handphone (HP) itu sekarang sudah dibatasi. Sudah tahu waktu kapan belajar dan kapan waktu bermain. Pas saya tanya, dia juga bercita-cita jadi polisi saat sudah besar kelak,” ucapnya kepada Solopos.com, Minggu.

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono, terdapat kegiatan pendukung lain dalam Art Policing kali ini. Di antaranya pelayanan samsat keliling, sosialisasi pelayanan publik tentang mekanisme pembuatan SIM, dan pembagian leaflet imbauan dan brosur tentang program-program Polri.

“Pocil sebagai kegiatan utama,” katanya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Diresmikan 17 November, Utusan Presiden UEA Cek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

      Utusan dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat akan datang mengecek progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, sebelum diresmikan 17 November nanti.

      Lengkap dan Nyaman, Ini Daftar Hotel di Dekat Stasiun Gawok Sukoharjo

      Rincian hotel yang berada di dekat Stasiun Gawok, Sukoharjo.

      Omzet Anjlok, Pemilik Toko Dekat Jembatan Mojo Solo Ingin Proyek Cepat Kelar

      Kalangan pemilik toko di Jl Kyai Mojo mengeluhkan omzet turun drastis sejak Jembatan Mojo, Solo, ditutup untuk perbaikan, Senin (26/9/2022) lalu.

      Upaya Diversifikasi Pangan, DPRD Boyolali Dukung Selodoko Jadi Sentra Alpukat

      DPRD Boyolali mengapresiasi program diversifikasi pangan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, lewat penanaman alpukat kalibening.

      8 Tujuan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat oleh BUMDes Bersama di Wonogiri

      Kabupaten Wonogiri memiliki 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama hingga sekarang.

      Kaum Hawa Karanganyar Didorong Punya Konstribusi Nyata di Politik

      KPU dan Bawaslu Karanganyar mendorong perempuan di Bumi Intanpari mengambil lebih banyak peran dana dunia politik.

      Fraksi PDIP Perjuangkan Ada Anggaran dari APBD Solo 2023 untuk Masjid Sriwedari

      Fraksi PDIP DPRD Solo akan memperjuangkan agar ada alokasi anggaran untuk penyelesaian pembangunan Masjid Sriwedari pada APBD 2023.

      Cek! Cara Legal Beli BBM Bersubsidi Pakai Jeriken di Sragen

      Pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken diperbolehkan untuk sejumlah kalangan dengan syarat tertentu. Cek di sini caranya.

      Soto Gunting Klaten, Pembeli Leluasa Potong Jeroan dan Daging sesuai Selera

      Soto Gunting Pak Randi menjadi salah satu menu soto yang terkenal di sepanjang jalan raya Solo-Jogja.

      Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Besok Masjid Agung Solo Adakan Salat Gaib

      Masjid Agung Solo akan mengadakan Salat Gaib berjamaah yang ditujukan bagi para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, setelah Salat Jumat, siang ini.

      Rest Area Candi Sukuh Karanganyar Mangkrak 3 Tahun

      Sejak selesai dibangun pada 2019, rest area di kawasan wisata Candi Sukuh, Karanganyar belum pernah digunakan. Padahal proyek pembangunannya menelan dana hingga Rp2 miliar.

      Wah, Ada Nama Anak FX Hadi Rudyatmo di Daftar Usulan Caleg DPRD Solo 2024

      Nama anak FX Hadi Rudyatmo, Rheo Fernandez, masuk bakal daftar caleg sementara DPRD Kota Solo 2024 dari hasil penjaringan PAC PDIP Jebres.

      BLT Sapu Jagat Belum Cair, Bupati Karanganyar Minta Warga Bersabar

      Bupati Karanganyar meminta warga bersabar menunggu pencairan BLT sapu jagat yang saat ini masih pendataan calon penerima. Menurutnya perlu kehati-hatian dalam pendataan agar tidak ada doble penerima.

      Kurang dari 24 Jam, Polres Sukoharjo Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Grogol

      Polres Sukoharjo berhasil menangkap pembobol rumah kosong di Perumahan Baiti Jannati, No. A 29, Pandeyan, Grogol, dalam waktu kurang dari 24 jam.

      Terus Bertambah, Kini Ada 181 Nama Warga Wonogiri yang Dicatut Parpol

      Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah.