Ilustrasi pistol (JIBI/Solopos/Reuters)
ilustrasi

Aksi perampokan toko emas di Pekalongan disikapi serius Polres setempat. Polres Pekalongan menyatakan akan memperketat penjagaan terhadap toko emas di wilayah itu 

 

Solopos.com, PEKALONGAN—Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, memperketat penjagaan pada sejumlah tempat vital, seperti toko emas, perbankan, dan perkantoran sebagai upaya menpersempit ruang gerak pelaku perampokan.

Kepala Polres Pekalongan, AKBP Indra Krismayadi, di Pekalongan, Kamis (29/1/2015), mengatakan bahwa selain dijaga ketat oleh polisi, personel akan melakukan patroli secara rutin ke lokasi yang dianggap rawan kejahatan.

"Kami akan menerjunkan 18 anggota pengendali massa (Dalmas) dengan patroli menggunakan sepeda motor yang dilengkapi dengan senjata laras panjang serta anggota memakai rompi antipeluru," katanya seperti dikutip Antara.

Ia yang didampingi Kepala Sub Bagian Humas, AKP Guntur Tri Harjani, mengatakan sasaran gelar operasi "Patroli Antirampok" ini, adalah polisi akan mengintensifkan patroli pada tempat pertokoan emas, perbankan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), perbankan, dan permukiman penduduk.

"Kami akan melakukan patroli secara terjadwal. Dengan gelar operasi ini, ruang gerak pelaku kejahatan akan kesulitan melakukan aksinya," katanya.

Terkait mengantisipasi aksi premanisme, ia mengatakan Polres Pekalongan juga gancar menggelar razia di sejumlah tempat keramaian sebagai upaya kenyamanan dan keamanan masyarakat dari aksi pemalakan dan unsur kejahatan lainnya.

"Hal ini sebagai bentuk pelayanan prima dan perlindungan kepada masyarakat maka kami secara rutin meningkatkan patroli dan operasi di sejumlah tempat umum atau keramaian," katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten