Aksi Pembacokan di Jepara, Satu Pelaku Tertangkap Satunya Buron

Seorang pelaku pembacokan menggunakan sebilah pedang di desa Ujung watu, Kecamatan Donorojo, Jepara berhasil ditangkap polisi.

 Ilustrasi Pembacokan (Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pembacokan (Solopos)

Solopos.com, JEPARA – Seorang pelaku pembacokan menggunakan sebilah pedang di desa Ujung watu, Kecamatan Donorojo, Jepara berhasil ditangkap polisi. Sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam status daftar pencarian orang (DPO) atau buron.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Muhammad Fachrur Rozi, mengatakan tersangka yang telah ditangkap yakni AH,22, warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Sedangkan rekanya R,25, yang menyerang menggunakan pedang dan berasal dari tempat yang sama masih dalam status DPO.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“AH berhasil diamankan oleh warga. Proses penyidikan dilakukan oleh penyidik Polsek Donorojo dan terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan, sedangkan pelaku lainnya masih buron,” kata Rozi, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/5/2022) sore.

Akibat pembacokan tersebut, terang Kasatreskrim, korban sempat dirawat di rumah sakit untuk perawatan. Sebab, korban mengalami sejumlah luka di kedua tangan dan telapak kaki kirinya.

“Untuk motif dari tersangka yang sudah tertangkap yaitu membantu temannya yang kalah berkelahi. Sedangkan tersangka yang lain, kami belum tahu apa motif menyerang korban karena belum tertangkap,” terang dia.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan di Pucangsawit Juga Serang Warga di Jurug Solo

Dijelaskan lebih lanjut, peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban disebutkan sedang duduk di depan rumahya dan tiba-tiba didatangi tersangka R yang hingga kini masih buron.

“R langsung menyerang korban yang sedang duduk santai dengan pedang. Tapi bisa ditangkis korban dan senjatanya [pedang] direbut korban,” beber dia.

Sebelumnya korban berkelahi dengan tersangka R. Kemudian AH yang awalnya hanya menunggu di sepeda motor dan hanya melihat lantas turun dan membantu tersangka R.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan di Pucangsawit Solo Ternyata Dipengaruhi Pil Koplo

“Namun para tersangka kalah dan melarikan diri. Korban mengejar para tersangka untuk menyerang balik, tapi para tersangka melarikan diri. Sehingga sepeda motor ditinggalkan dan diserahkan polisi,” imbuh dia.

Tak hanya sampai disitu, warga mengetahui jika saat itu AH sedang di Desa Ujung Watu pada Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 06.00 WIB. Alhasil warga menangkap tersangka dan menyerahkan kepada polisi.

“Terhadap tersangka dikenakan pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” ujar dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Generasi Z Indonesia Paling Stres

+ PLUS Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Berita Terkini

Pesona Desa Tertinggi Jateng: Paling Tinggi di Jawa, Tercantik Se-Asia

Desa tertinggi di Jawa Tengah menawarkan pesona keindahan alam seperti pegunungan Eropa yang bersalju.

Desa Tertinggi di Jawa Tengah Diklaim Punya Sunrise Tercantik di Asia

Desa tertinggi di Jawa Tengah dan Pulau Jawa diklaim memiliki pemandangan Matahari terbit atau sunrise tercantik di Asia.

Truk Tabrak Pohon di Prembun Kebumen, Balita Meninggal Dunia

Peristiwa tragis menimpa seorang balita yang meninggal akibat kecelakaan tunggal truk tabrak pohon di Jalan Raya Purworejo-Kebumen, Prembun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik Semarang Hari Ini (6/7/2022)

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022.

Kecamatan Tersepi di Grobogan Punya Stasiun Kereta Api Tertua

Ini dia kecamatan tersepi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), yang ternyata memiliki potensi wisata sejarah berupa salah satu stasiun kereta api tertua di Jawa.

Ini Deretan Tempat Wisata di Desa Tertinggi di Jateng

Desa tertinggi di Jateng, Desa Sembungan yang berada di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, menawarkan sederet tempat wisata yang memikat.

Bakal Gantikan Tjahjo Kumolo Jadi Menteri PAN-RB? Ini Kata Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan tanggapan terkait informasi yang menyebutkan dirinya bakal menggantikan posisi yang ditinggalkan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri PAN-RB.

Waduh! Copet Beraksi saat Jokowi Kunjungi Pasar Peterongan Semarang

Agenda Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Pasar Peterongan Semarang, Selasa (5/7/2022), diwarnai dengan aksi copet.

Nama 8 Siswa Sragen Hilang di PPDB 2022, Ini Jawaban Ganjar

Begini respons Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengetahui delapan nama calon siswa SMAN 1 Gondang Sragen hilang dalam PPDB Jateng 2022.

Tidur Lama, Letusan Gunung Ungaran Pernah Hancurkan Tubuh Sendiri

Abad modern memang tak pernah mencatat aktivitas vulkanik Gunung Ungaran, namun berdasarkan penelitian, gunung setinggi 2.050 Mdpl tersebut pernah meletus dahsyat hingga menghancurkan dua per tiga tubuhnya sendiri.

Di Semarang, Jokowi Sebut Tindakan Polri Belum 100% Presisi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut tindakan atau kinerja Polri saat ini belum 100 persen presisi.

Pemkab Kudus Klaim Jalan Rusak Tak Sampai 63 Km

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Kabupaten Kudus menyebutkan jalan rusak di wilayahnya tak mencapai 10 persen dari total panjang 639,262 km.

Josss! Desa Tertinggi di Jawa Tengah Terkenal di Eropa Sejak 1911

Pesona keindahan alam desa tertinggi di Jawa Tengah ternyata telah diketahui bangsa Eropa sejak tahun 1911.

Desa Tertinggi Jawa Tengah Tawarkan Pesona Salju Eropa

Desa tertinggi di Jawa Tengah menawarkan pesona keindahan alam seperti pegunungan Eropa yang bersalju.

Lagi, Konsleting Sebabkan Rumah Warga Grobogan Ludes Terbakar

Kebakaran disebabkan konsleting kembali terjadi, rumah kayu milik warga Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, ludes terbakar.