Solopos.com, SOLO--Balitbang Kementerian Agama (Kemenag) Semarang meneliti sejumlah madarasah aliyah (MA) berbasis pesantren. Yang diteliti adalah literasi media keagamaa siswa. Penelitian ini menarik mengingat santri MA adalah generasi milenial yang sangat akrab dengan dunia internet. Namun, pengasuh pesantren kebanyakan membatasi akses internet untuk siswa. Tujuannya mencegah dampak negatif internet. Lalu, bagaimana literasi media keagamaan mereka?

Avatar
Editor:
Syifaul

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten