Akhirnya, SBY Mau Kampanye untuk Prabowo-Sandi Mulai Januari
SBY saat bertemu Prabowo di kediaman SBY di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). (Bisnis-Yusran Yunus)

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mendapat dukungan luas dari masyarakat. SBY yakin pasangan Prabowo-Sandi akan memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) 17 April 2019.

"Untuk memenangkan Pak Prabowo, saya akan terjun langsung berkampanye bersama beliau, mulai Januari hingga April 2019," kata SBY dalam konferensi bersama Prabowo di rumah SBY, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

Turut mendampingi SBY dan Prabowo dalam konferensi pers itu beberapa petinggi Partai Demokrat dan Partai Gerindra antara lain Rachmawati Soekarnoputri, Hinca Panjaitan, Agus Harymurti Yudhoyono, Fuad Bawazier, dan Syarief Hasan.

SBY menegaskan dalam kampanye nanti, para juru kampanye dari partai politik pengusung Prabowo-Sandi akan mengedepankan solusi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang sedang dihadapi rakyat Indonesia, yakni ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Mohon kami jangan diganggu, biarkan kami intens berkomunikasi dengan rakyat," ujar SBY.

Selain menang di Pilpres, SBY juga optimistis Partai Demokrat yang dipimpinnya bisa meraih suara yang lebih tinggi dari perolehan suara di pemilu sebelumnya.

Dalam kesempatan itu Prabowo mengaku bersyukur dengan kesediaan SBY--yang memiliki pengalaman menjadi presiden selama 10 tahun--mau turun langsung berkampanye keliling Indonesia.

Pernyataan SBY ini seperti merevisi pernyataan Demokrat sebelumnya yang menyebutkan bahwa SBY baru akan mengampanyekan Prabowo-Sandiaga mulai Maret 2019. Alasannya, SBY masih fokus mempersiapkan partainya menghadapi Pemilu Legislatif 2019.

Saat itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan timing yang diambil SBY pada Maret 2019 atau sebulan menjelang Pilpres 2019 itu sangat tepat. Menurutnya, saat ini SBY masih harus mempersiapkan strategi dan fokus pada persiapan Pileg 2019.

"Saat ini, kami harus menguatkan partai sendiri karena ini ada juga antara pileg dan pilpres ini kan semua harus dikuatkan," kata wakil ketua DPR itu, Senin (19/11/2018).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom