Tutup Iklan

Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Solo Padat Merayap

Arus lalu lintas di sejumlah lokasi di Kota Solo terpantau padat merayap saat libur akhir pekan.

 Kondisi arus lalu lintas di Flyover Purwosari Solo, Sabtu (16/10/2021) petang, padat merayap. (Solopos.com-Mariyana Ricky)

SOLOPOS.COM - Kondisi arus lalu lintas di Flyover Purwosari Solo, Sabtu (16/10/2021) petang, padat merayap. (Solopos.com-Mariyana Ricky)

Solopos.com, SOLO — Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Solo terpantau padat merayap pada akhir pekan ini, atau sepanjang Sabtu (16/10/2021) pagi hingga malam.

Diduga para pengguna jalan dalam perjalanan berwisata atau jalan-jalan memanfaatkan libur akhir pekan. Pada Sabtu pagi volume kendaraan di kawasan Palang Joglo, Banjarsari, hingga sepanjang Jl. Kapten Piere Tendean terpantau cukup padat.

Kondisi yang sama terjadi di Jl. Ahmad Yani hingga Jl. S. Parman dan Jl. Gajah Mada. Pada siang hari volume kendaraan yang melintas sedikit berkurang. Namun pada sore hingga malam hari volume kendaraan kembali mengalami peningkatan.

Seorang pengguna jalan, Ricky, menjumpai kepadatan arus kendaraan mulai dari Lampu Merah Kleco sore hari. “Dari Bangjo Kleco kondisi sudah padat. Kondisi arus padat terjadi hingga Bangjo Faroka dan Flyover Purwosari,” tutur dia.

Baca juga: Akhir Pekan Jelang HUT RI, Lalu Lintas Jalan Solo-Jogja Ramai Lancar

Tak sampai situ saja, Ricky juga mendapati kepadatan arus lalin saat melintas di Jl. Hasanudin. Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Mudu Prayitno, mengaku belum bisa memantau arus lalin dari CC Room yang sedang dimigrasikan.

Tapi dia mengakui sejak level PPKM Solo turun dari level 3 ke level 2 terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada akhir pekan. Masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berjalan-jalan di pusat perbelanjaan maupun tempat pariwisata.

“Ini CC Room kami masih dalam proses migrasi, sehingga kami tidak bisa memantau kepadatan arus menggunakan itu. Tapi kami sudah antisipasi dengan mengerahkan tim patroli untuk memantau kepadatan arus lalin di sejumlah lokasi,” ujar dia.

Mudo mengakui belum berfungsinya CC Room membuat jajarannya kurang maksimal dalam memantau kepadatan arus lalin. Sehingga dia berharap proses migrasi CC Room dari gedung lama ke gedung baru bisa selesai sesuai jadwal.

Baca juga: Sopir Ugal-ugalan, Bus Sugeng Rahayu Tabrak Bus Mira dan Motor di Ngawi

Senada disampaikan Kabid Lalin Dishub Solo, Ari Wibowo. Menurut dia, adanya migrasi CC Room dari gedung lama ke gedung baru, server Dishub Solo beserta seluruh jaringannya dipadamkan 10 hari.

Pemadaman dilakukan mulai 8 Oktober 2021 hingga 18 Oktober 2021. Walau tak bisa memantau menggunakan CC Room, Ari mengakui arus lalu lintas terpantau padat di beberapa lokasi, saat akhir pekan, seperti di Jalan Slamet Riyadi Solo dan Perempatan Warung Pelem.

“Info dari teman-teman kami yang melakukan patroli kota [kepadatan lalin] terpantau di Kerten, Purwosari, Gendengan, Nonongan, Warung Pelem, serta beberapa central bussiness dictrict [CBD] seperti Pasar Gede dan Pasar Klewer,” urai dia.

Ari mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah atau bepergian, tidak abai dengan protokol kesehatan (prokes).


Berita Terkait

Berita Terkini

SMK Muhima Purwantoro Wonogiri Kampanyekan Gerakan Antiperundungan

Para siswa diberi pemahaman tentang bentuk dan dampak buruk perundungan atau bullying untuk mencegah terjadinya perundungan.

Aksi Pencuri Bebek di Jenengan Boyolali Terekam Kamera CCTV

Aksi warga Polanharjo, Klaten, AS, 38, mencuri bebek milik Priyadi, 42, warga Dukuh Jenengan RT 003/RW 001, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit, Boyolali, Senin sekitar pukul 02.30 WIB, terekam kamera CCTV.

Pemkab Karanganyar akan Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Pemkab Karanganyar akan galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Penggelangan dana dimulai dari kalangan ASN Pemkab.

Pakai Kalung Bandul Rajamala, Wali Kota Solo Gibran Tuai Pujian

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuai pujian dari kalangan pencinta sejarah gara-gara tampil dengan mengenakan kalung berbandul replika Rajamala.

Polsek Miri Sragen akan Siagakan Lagi Posko Penanganan Covid-19

Polsek Miri memperkirakan banyak warga Miri yang nekat mudik pada akhir tahun ini berkaca pada pengalaman Idulfitri lalu.

Sragen PPKM Level 3, Pemeriksaan Vaksinasi dan Swab Test Digencarkan

Pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan langsung dibawa ke tempat isolasi terpadu di Tehcnopark atau Kragilan Sragen.

3.065 Guru Honorer di Sragen Berebut 807 Formasi PPPK

Pada seleksi PPPK tahap I di Sragen hanya terisi 782 lowongan, sehingga digelar seleksi tahap II untuk mengisi 807 lowongan yang tersisa.

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Semester Genap Dimulai 20 Desember, Siswa Karanganyar Tak Libur Nataru

Disdikbud Karanganyar memastikan pembelajaran siswa untuk semester genap dimulai 20 Desember 2021. Sistem pembelajarannya akan dilakukan secara daring alias pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wahana Baru Wisata Batu Putih Bayat Klaten Ditarik Lagi ke Gudang

Saat ini rata-rata pengunjung Wisata Batu Putih per hari hanya 50 orang.

Jembatan Terpanjang se-Jateng untuk Mendukung Agropolitan Miri Sragen

Kehadiran jembatan penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri, Sragen, bakal memudahkan mobilitas warganya yang selama ini harus melintasi wilayah Boyolali untuk bisa ke Sragen kota.

Waktu Pembangunan Fisik Jembatan Terpanjang se-Jateng Belum Pasti

Besarnya anggaran pembangunan jembatan terpanjang se-Jatenng membuat Pemkab Sragen harus mencari dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi.

Sragen Bakal Punya Jembatan Terpanjang di Jateng, Kini Pembebasan Lahan

Pemkab Sragen akan membangun jembatan terpanjang di Jawa Tengah penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri. Tahun ini baru memasuki tahap pembebasan lahan.

Ada MCK Kuno Era Mangkunagoro VII di Kestalan Solo, Begini Sejarahnya

Ponten atau MCK kuno di pinggir Kali Pepe, Kestalan, Solo, yang merupakan peninggalan era Mangkunagoro VII terlihat megah dengan arsitektur gaya Eropa.

119 ODHA Karanganyar Putus Pengobatan

Dinkes Karanganyar menyebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pengobatannya belum tuntas sangat berisiko menularkan virus kepada orang lain.