Akan Ada Mako dan Asrama Brimob Polda Jateng di Pasar Kliwon Solo
Kegiatan latihan bersama TNI dan Polri dibuka di Mako Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor, di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (7/1/2021). (Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO — Satuan Brimob (Sat Brimob) Polda Jawa Tengah bakal membangun Markas Komando (Mako) dan Asrama di lahan hak pakai (HP) 001 (eks HP16) di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon. Lahan tersebut hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Komandan Satbrimob Polda Jateng, Kombes Pol Farid Bachtiar Effendi, mengatakan pembangunan tersebut karena sampai saat ini masih banyak anggota Satbrimob Polda Jateng yang belum tinggal di asrama.

“Anggota banyak yang tinggal terpisah, enggak tinggal jadi satu di asrama, sehingga memengaruhi respons cepat. Kami berharap saat anggota tinggal di satu tempat bisa mendukung rencana pembangunan Kota Solo, utamanya mendukung keamanan ketertiban masyarakat,” kata dia, kepada wartawan saat meninjau di lokasi pembangunan, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Dua Pejabat Polresta Solo Ditukar, Kapolresta Pesan Ini

Farid mengatakan bangunan asrama terdiri atas tiga lantai. Lantai satu untuk parkir kendaraan serta lantai ke-2 dan ke-3 untuk hunian anggota. “Lantai 2 ada 10 unit, lantai 3 ada 10 unit. Jadi kami membangun totalnya 110 unit. Per hunian agak luas, supaya layak untuk anggota,” jelasnya.

Farid menyebut lokasi di Kelurahan Mojo atau jauh dari pusat kota tidak berpengaruh terhadap kecepatan gerak anggota. Pasalnya, Satbrimob yang bermarkas di Solo tak hanya mengaver wilayah Kota Bengawan tapi juga Soloraya. “Selain itu, tidak ada lahan lain milik Pemkot yang seluas HP 001 ini. Insya Allah tidak berpengaruh terhadap kecepatan, satuan kami sudah dilengkapi kendaraan untuk mobilisasi cepat.”

Lokasi Lama Dialihfungsikan

Lebih lanjut dikatakannya, saat Mako di Kelurahan Mojo rampung dibangun, maka Mako Brimob lama yang berada di Kecamatan Banjarsari bakal dialihfungsikan. “Kami bisa fungsikan nanti, mungkin Satuan Sabhara bisa memanfaatkan,” kata dia.

Baca Juga: Sejarah Brimob: Dulu Sempat Bernama Polisi Istimewa sampai Mobrig

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan Sat Brimob mendapatkan hibah lahan seluas 13.000 meter persegi. “Sertifikat nanti diurus oleh Polda Jateng sendiri. Mudah, karena sudah dipecah-pecah,” kata dia.

Rudy, sapaan akrab Wali Kota, mengatakan hibah tersebut berdasarkan komunikasi beberapa tahun terakhir. Satbrimob di Kota Solo tidak memiliki asrama dan markas yang luas, sehingga Pemkot berinisiatif menghibahkan sebagian lahan HP 001 Kelurahan Mojo. “Lokasinya strategis, sehingga kamtibmas Solo semakin terjaga,” kata dia, di lokasi yang sama.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom