Akal Bulus 3 Penipu Ditangkap di Tol Sragen, Ganti Pelat Nomor Tipu Polisi
Tiga tersangka penipu bermodus penggandaan uang dimintai keterangan di Mapolres Sragen setelah tertangkap di jalan tol KM 520, Masaran, Sragen, Jumat (17/7/2020) malam. (Istimewa/Facebook ICWS)

Solopos.com, SRAGEN – Tiga penipu yang menawarkan jasa penggandaan uang ditangkap di Tol Sragen, Jumat (17/7/2020). Kawanan penipu tersebut diringkus aparat Polres Sragen saat melintasi jalan tol di KM 520, Masaran, Sragen, Jumat petang.

Ketiga penipu bermodus penggandaan uang yang ditangkap di tol Sragen itu sempat mengelabui petugas dengan mengganti pelat nomor kendaraan yang ditumpangi. Saat memasuki Gerbang Tol Bandar Jombang, Jumat siang, kawanan penipu itu diketahui mengendarai mobil Honda Mobilio warna putih berpelat nomor L 1387 NH.

Boyolali Tambah 7 Pasien Positif Covid-19, 5 dari Klaster Lamaran, Kumulatif 126 Kasus 

Ganti Pelat Nomor

Pergerakan tiga penipu menuju arah Solo terpantau oleh Senkom Mitra Polri, petugas layanan jalan tol (LJT) yang berkoordinasi dengan tim patroli jalan raya (PJR) Satlantas Polres Sragen dan petugas patroli jalan tol.

Keberadaan para penipu itu bisa dilacak melalui ponsel dan kamera closed circuit television (CCTV). Mereka terpantau sempat mengganti pelat nomor di Kediri.

Diiming-imingi Rp1.000/Ekor, Warga Desa Pengkok Sragen Bantai 3.500 Ekor Tikus

“Sesampainya di Kediri, mereka sempat berhenti untuk mengganti pelat nomor menjadi AA 8530 RF guna mengelabui petugas. Namun, mereka akhirnya bisa diringkus karena kami melacak pergerakan mereka melalui ponsel dan kamera CCTV,” jelas Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Supardi, kepada Solopos.com, Sabtu (18/7/2020).

Dari tangan tiga penipu yang ditangkap di tol wilayah Sragen itu, polisi mengamankan uang Rp413 juta. Ketiga penipu yang menawarkan jasa penggandaan uang tersebut adalah AS, 40, WS, 44 dan SI, 44.

Geger! Kelelawar Oranye Masuk ke Rumah Warga di Ceper Klaten 

Menggandakan Uang

Mereka sama-sama berasal dari Wonosobo yang terjerat kasus penipuan dengan modus penggandaan uang. Kepada korbannya, Dwi Arya Diatmoko, warga Jl. Godean, Sleman, tiga penipu itu menawarkan jasa penggandaan uang melalui seorang kiai yang berdomisili di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Jadi Ketua DPRD Termiskin Se-Jateng, Ini Jumlah Utang Suparno 

Kemudian, Dwi Arya menyerahkan uang Rp385 juta kepada tiga lelaki penipu itu. Namun, uang yang bermaksud digandakan itu justru dibawa kabur oleh kawanan penipu yang ditangkap di tol itu.

Tidak hanya dari Dwi Arya, ketiga penipu juga membawa kabur uang milik korban lain asal Banyumas senilai Rp100 juta juta. Namun, uang Rp100 juta itu hanya tersisa Rp28,9 juta.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom