Ajaib! Dania Bayi Berkulit Kaku & Pecah Tumbuh bak Anak Normal

Ajaib! Dania Bayi Berkulit Kaku & Pecah Tumbuh bak Anak Normal

SOLOPOS.COM - Bayi dengan Ichthyosis harlequin (Instagram)

Dania bayi asal Malaysia lahir dengan kelainan ichthyosis harlequin.

Solopos.com, KUALA LUMPUR – Bocah bernama Nurfarisha Dania lahir dan tumbuh menjadi anak-anak dengan sebuah kelainan langka. Dia lahir dengan kelainan genetik bernama Ichthyosis jenis Harlequin. Kelainan genetik itu menyebabkan Dania lahir dengan kondisi kulit tebal dan pecah-pecah. Kelainan tersebut terjadi pada satu bayi di tiap 300.000 kelahiran.

Dania saat berusia dua tahun (Instagram)
Dania saat berusia dua tahun (Instagram)

Ichthyosis Harlequin merupakan kelainan genetik langka yang disebabkan mutasinya gen ABCA12. Mutasi ini biasanya didapat dari salah satu orang tua bayi.

Bayi dengan Ichthyosis harlequin biasanya memiliki kulit mengeras yang membentuk sebuah bentuk tak beraturan. Biasanya antarbentuk tak beraturan itu dipisahkan seperti sebuah retakan luka yang lumayan dalam.

Bayi-bayi dengan ichthyosis harlequin biasanya mengalami kesulitan gerak hingga kesulitan napas. Kematian di bulan pertama adalah hal biasa. Meski demikian, kemungkinan terburuk berhasil dihindari Dania. Bocah perempuan buah hati Asaari Salep dan Asfaizura Amran itu berhasil tumbuh menjadi bocah yang pintar.

Dikutip Solopos.com, dari utusan.com.my, Senin (12/2/2018), Asaari dan Asfairuza menikah pada 2008. Tak lama setelahnya Asfaizura hamil anak pertama, mereka dikaruniai putri yang diberi nama Nursyafiqah Umairah. Putri pertama mereka mengidap ichthyosis harlequin dan hanya mampu bertahan selama dua bulan.

Melanjutkan kehidupan, pasangan tersebut hamil anak kedua pada 2012. Di kehamilan kedua Asfaizura didampingi dokter pakar untuk mendeteksi kemungkinan kembali terjadinya ichthyosis harlequin pada janin. Ternyata, kekhawatiran dokter terbukti, secara medis, janin di perut Asfaizura divonis mengidap ichthyosis harlequin.

Sebelum janin tumbuh terlalu besar, dokter memberi pilihan Asaara dan istrinya untuk mempertimbangkan kehamilan kedua itu. Setelah berdiskusi, Asaara dan istrinya yakin untuk terus merawat janin hingga lahir.

“Dokter memberi waktu kepada saya dan suami selama satu pekan. Kami diminta berdiskusi tentang melanjutkan kehamilan atau tidak. Setelah berdiskusi, kami yakin untuk merawat janin hingga lahir dan berharap bayi baik-baik saja,” jelas Asfaizura.

Dania si Bayi Kuat

Dania bersama kedua orang tuanya (Utusan Online)
Dania bersama kedua orang tuanya (Utusan Online)

Mirip almarhumah kakaknya, Dania langsung dirawat intensif setelah lahir. Dia di rumah sakit selama 44 hari. Dari cerita Asfaizura, wajah Dania saat lahir cukup memprihatinkan. Mulutnya mirip ikan, jari tak sempurna, kulit pecah-pecah parah, bahkan daun telinganya tak tampak.

Waktu itu dokter memvonis peluang hidup Dania hanya 10%. Mirip sebuah mukjizat, Dania yang lahir pada 2012 bisa bertahan hingga sekarang berusia lima tahun.

Menurut Asfaizura, putrinya tersebut memang tak bisa menjadi sempurna, namun kini ia tumbuh layaknya anak-anak lain. Dania sudah mau bersekolah, jadi anak riang, ramah, dan pandai menyanyi.

“Dia bisa bersekolah tak ada masalah apapun, hanya saja Dania tak ikut aktivitas luar ruangan karena kulitnya tak tahan panas,” jelas sang ibu.

Dania juga lebih dekat dengan orang-orang dewasa karena anak-anak akan ketakutan saat melihat fisik Dania. Hal itu kerap membuat Dania minta maaf kepada ibunya karena merasa bersalah sang ibu dimarahi orang lain karena anaknya takut dengan Dania.

 

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.