Air Terjun Pleret Jadi Wisata Andalan Desa Jatingarang Sukoharjo
Kondisi bak penampungan air bersih yang dibangun pada 2019 di Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, yang berada di kasawsan Air Terjun Pleret, Sabtu (7/3/2020). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO - Wilayah Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, terletak di ujung selatan Kabupaten Sukoharjo yang berbatasan langsung dengan Wonogiri dan Gunungkidul. Desa berpenduduk sekitar 1.500 keluarga atau 6.200 jiwa ini memilki potensi alam yang bisa dioptimalkan. Potensi alam itu berupa Air Terjun Pleret yang terletak di Dusun Kedungdowo.

Wisata air terjun itu dikelola oleh warga setempat. "Sejak zaman dahulu, Air Terjun Pleret sudah ada. Warga berinisiatif mengelola potensi alam air terjun menjadi destinasi wisata baru di kawasan Sukoharjo bagian selatan," kata Kepala Desa Jatingarang, Slamet Riyadi, saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (7/3/2020).

Penemuan Benda Purbakala Klaten: Arca Berusia 1.000 Tahunan Ditemukan Terpendam di Bawah Pohon Umbul Geneng

Saat hari libur, tak sedikit masyarakat yang mengunjungi air terjun pleret. Sebagian pengunjung mandi sembari bermain air. Untuk memanjakan wisatawan, pemerintah desa membangun kolam renang anak-anak.

"Karcis masuk kolam renang Rp3.000 per pengunjung. Objek wisata dikelola Badan Usaha Milik (BUM) Desa. Penghasilan dari karcis kolam renang masuk ke pendapatan asli desa (PAD)," ujar dia.

Dampak Penyebaran Virus Corona di Indonesia: Turis Asing di Candi Prambanan Klaten Berkurang

Saat musim kemarau, sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, perusahaan atau komunitas masyarakat.

Penampungan Air

Persoalannya, belum ada bak penampuangan air dalam jumlah besar di Desa Jatingarang. Pada 2019, pemerintah desa membangun bak penampuangan air bersih senilai Rp108 juta yang bersumber dari dana desa. "Air bersih disimpan di bak penampuangan air saat musim kemarau. Bisa digunakan warga untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari," papar dia.

Joko Susilo Moncer, Persaingan Bek Persis Solo Kian Panas

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatingarang, Zulianto mengungkapkan potensi alam harus dioptimalkan untuk menggeliatkan perekonomian desa. Hal ini sesuai dengan spirit UU Desa yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Zulianto berharap wisata air terjun dikelola secara maksimal pada masa mendatang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho