Agus Santoso, Komisaris Utama Garuda Indonesia. / Solopos.com

Solopos.com, SOLO -- Dunia penerbangan dan Agus Santoso seperti ditakdirkan selalu berdekatan. Lepas dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada Agustus tahun lalu, Agus tetap berada di lingkungan angkutan udara. Mulai Oktober 2019, Agus mendapat amanah baru sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Ia menyebut jabatan baru ini sebagai pekerjaan yang menantang. Aspek menantang itu berawal dari kondisi Garuda yang dari sisi perusahaan belakang ini merugi.

”Saya punya rekor zero passenger fatal accident selama dua tahun menjabat sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Ini harus dipertahankankan karena ini trade mark saya,” kata Agus, 60, saat berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (31/1/2019) lalu.

Sampai saat pensiun dari Kementerian Perhubungan tahun lalu, lelaki asli Badran, Kota Solo, ini sudah 33 tahun berkecimpung di bidang kedirgantaraan. Setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung, alumnus SMAN 5 Solo ini bekerja sebagai senior aircraft engineer di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) di Bandung yang saat itu dipimpin B.J. Habibie.

Agus cukup lama bekerja di IPTN, sekitar 15 tahun. Ia pernah mendapat kesempatan menjalani pendidikan aeronautika di Prancis. Mulai 1997 Agus bekerja di Kementerian Perhubungan hingga 2018. “Tiga bulan terakhir ini Garuda mulai untung, ini luar biasa. Semoga menjadi pertanda baik bagi Garuda, bisnis tumbuh dan tetap dipercaya dalam hal safety,” ujar Agus.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten