AGENDA PRESIDEN : Jokowi Ketemu Keluarga Djoko S. Tjandra di Papua, Ini Penjelasannya

AGENDA PRESIDEN : Jokowi Ketemu Keluarga Djoko S. Tjandra di Papua, Ini Penjelasannya

SOLOPOS.COM - Presiden Joko Widodo didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo berdialog dengan Ketua Umum Apkasi Isran Noor di Jakarta, Rabu (13/5/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Yudhi Mahatma)

Agenda Presiden Jokowi di Papua Nugini menarik perhatian karena munculnya keluarga Djoko S. Tjandra.

Solopos.com, JAKARTA -- Dalam kunjungan kerja ke Papua baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bertemu dengan keluarga buronan kasus Bank Bali, Djoko S. Tjandra. Namun, pemerintah menegaskan pertemuan tersebut tidak disengaja.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan banyak warga negara Indonesia yang ingin bersalaman dengan Presiden Jokowi. Hal itu terjadi saat jamuan makan malam kenegaraan Jokowi bersama Perdana Menteri (PM) Papua Nugini Peter Charles Paire O’Neill.

“Saya duduk satu baris dengan Presiden Jokowi, saat itu banyak masyarakat Indonesia yang ingin bersalaman. Saya sendiri tidak tahu kalau itu keluarga Djoko Tjandra, jadi tidak direncanakan,” kata Menteri Tedjo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Menteri Tedjo menuturkan saat itu pemerintah mengira keluarga Djoko S. Tjandra merupakan undangan khusus dari Pemerintah Papua Nugini. Apalagi saat ini, keluarga Djoko Tjandra menjadi salah satu investor besar di negara yang bertetangga langsung dengan Papua tersebut.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut pun Presiden Jokowi sama sekali tidak membahas upaya pemulangan Djoko S. Tjandra. Saat itu, kedua negara hanya membicarakan peluang kerja sama ekonomi yang dapat digarap dalam waktu dekat.

“Yang kami bicarakan itu bagaimana Indonesia bisa masuk ke dalam Papua Nugini untuk beberapa masalah, seperti transnasional crime, kerja sama bidang energi, dan pangan,” ujarnya.

Djoko S. Tjandra menuju Papua Nugini sehari menjelang putusan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kasus pencairan klaim Bank Bali terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) dikeluarkan. MA menjatuhkan vonis dua tahun penjara, dan denda senilai Rp15 juta subsider tiga bulan penjara kepada Djoko Tjandra.

Berita Terkait

Berita Terkini

Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Id

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, mengatakan pilihan membatasi jemaah tak bisa dilakukan sebab kapasitas maksimal masjid 250.000 orang dan 10 Persen dari jumlah itu masih terlalu banyak.

Antisipasi Keramaian, Pemkot Solo Swab Acak Pengunjung di 3 Mal

Pemerintah Kota Solo melakukan swab acak kepada pengunjung dan pegawai di tiga mal Kota Solo pada Senin (10/5/2021) sore.

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.