Agar Asma Tak Kambuh Saat Pandemi, Begini Caranya
Penderita asma harus menjaga agar penyakitnya tidak kambuh. (klikdokter.com)

Solopos.com, SOLO -- Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Siapapun bisa terpapar virus corona (Covid-19), termasuk mereka yang memiliki penyakit bawaan, seperti asma. Lantas bagaimana tatalaksana asma di saat pandemi?

Dokter di RS JIH Solo dr. Widiyawati, SpP, FISR mengatakan untuk tata laksana asma di saat ini tidak ada perbedaan dengan waktu lainnya. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah menjaga supaya asmanya tidak kambuh. Salah satunya dengan mengendalikan pencetusnya (jika ada).

“Tetapi jika asmanya terlanjur tidak terkontrol, dokter akan memberikan obat yang sebisa mungkin berguna untuk jangka yang lebih panjang. Sehingga pasien tidak perlu sering-sering datang ke rumah sakit. Hal ini untuk mengurangi kontak dengan orang lain,” kata dr. Widiyawati, SpP.

Tetap Sehat Meski di Depan Komputer Sepanjang Hari, Yuk Terapkan 4 Kiat Ini

Memang selama pandemi Covid-19 ini, dr. Widiyawati menyebut sebagian pasien merasa takut datang ke rumah sakit sehingga asma mereka tidak terkontrol. Para pasien yang tadinya meminum obat secara teratur menjadi tidak teratur lagi.

Padahal bisa jadi obatnya sudah habis dan khawatir untuk datang lagi ke rumah sakit. Padahal dr. Widiyawati mengatakan cuaca dingin di malam hari belakangan ini bisa menjadi pencetus kambuhnya asma.

Dokter RS JIH Solo, dr Widiyawati, SpP, FISR. (Istimewa)

Kenali Penyakit Asma

Untuk itu, dr. Widiyawati menyarankan agar pasien mengurangi kekhawatiran mereka untuk datang ke rumah sakit atau dokter untuk mengonsultasikan kondisi asmanya. Salah satunya bisa datang ke RS JIH Solo di Jl. Adi Sucipto No. 118 Jajar, Solo. Atau bisa telepon dahulu ke nomor (0271) 7469100 dan WhatsApp (WA) 081911500805.

“Dokter akan memberikan saran lebih awal sehingga asma dapat dikontrol sedini mungkin dan akibat yang lebih buruk dapat dihindarkan. Jika asma sudah terlanjur tidak terkontrol, dokter akan meresepkan obat dengan konsumsi bisa sampai satu bulan. Hal ini agar pasien tidak sering-sering ke rumah sakit karena masih pandemi,” ujar dia.

Yuk, Ketahui 6 Kepribadian Orang dari Tulisan Tangan, Kamu yang Mana?

Sementara bagi masyarakat yang belum mengenali dirinya memiliki penyakit asma atau tidak, dr. Widiyawati menjelaskan gejalanya. “Salah satu gejala yang umum dirasakan adalah sesak napas. Sedangkan gejala lainnya pada tahap awal adalah batuk, pilek, dan bersin-bersin,” jelasnya.

Namun bagi yang masih penasaran bisa datang ke RS JIH Solo. Bisa juga mengunjungi akun Facebook: Rumah Sakit JIH Solo, Instagram: rs.jihsolo, dan Twitter: rsJIHSolo.

 

 

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom