SOLOPOS.COM - Warga mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dispendukcapil Kota Solo, di kompleks Balai Kota Solo, Kamis (16/11/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Layanan kependudukan Besuk Kiamat diberlakukan sebagai pilot project di empat kelurahan.

Solopos.com, SOLO — Agus Irawan, anggota staf di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, sibuk dengan tumpukan berkas di meja kerjanya, Kamis (16/11/2017). Dengan teliti, Agus memeriksa berkas tersebut satu per satu.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Sebagai operator pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di kelurahan, ia dituntut cekatan dan teliti agar mampu memberikan layanan cepat dan prima. Seperti pada pagi itu, beberapa warga antre di depan meja kerjanya.

Meja kerja itu dibuat layaknya loket, langsung berhadapan dengan masyarakat yang mengurus adminduk. Dari mengurus layanan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga layanan Besuk Kiamat yakni Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian. (Baca: Wali Kota Minta Server Khusus untuk Program Besuk Kiamat)

Kelurahan Jebres menjadi salah satu pilot project penerapan program Besuk Kiamat bersama empat kelurahan lain di Kota Bengawan. Ada pun keempat kelurahan itu Kadipiro, Semanggi, Pajang, serta Serengan.

Program ini merupakan inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dalam memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat. Sejak diterapkan sejak dua bulan lalu, Agus menuturkan sudah menerbitkan puluhan akta kematian.

Akta Kematian ini langsung seketika dikirimkan kepada keluarga atau ahli waris paling lama sehari setelah warga yang bersangkutan meninggal dunia. “Misal warga meninggalnya pagi dan akan dimakamkan siang hari, akta kematian bisa langsung diterbitkan saat itu juga,” kata Agus ketika dijumpai Solopos.com di kantornya, Kamis.

Akta kematian bisa langsung diterbitkan dengan catatan pelapor memenuhi berkas-berkas persyaratan. Adapun persyaratan itu surat keterangan kematian dari RT/RW setempat, visum rumah sakit atau puskesmas, membawa KK asli dan KTP asli.

“Kalau berkas komplet saya langsung urus data secara online yang terintegrasi dengan data Dispendukcapil,” katanya.

Menurutnya, paling tidak membutuhkan waktu 30 menit untuk menyelesaikan pengurusan layanan hingga penerbitan akta kematian tersebut. Tak hanya akta kematian, petugas sekaligus menyelesaikan perubahan data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta KK.

Nantinya petugas pun akan menyerahkan tiga produk sekaligus yakni KTP, KK, beserta akta kematian langsung kepada pihak keluarga atau ahli waris saat prosesi permakaman. “Makanya kami dituntut teliti dan cepat. Teliti dalam memeriksa berkas, karena jika berkas belum komplet maka akta kematian ini tidak bisa segera diurus,” tuturnya.

Sosialisasi mengenai layanan Besuk Kiamat terus dilakukan kepada masyarakat. Pemerintah kelurahan memanfaatkan berbagai kegiatan kemasyaratan dengan menyelipkan sosialisasi tentang program tersebut.

Harapannya masyarakat segera melaporkan jika terdapat keluarga atau tetangga yang meninggal dunia agar akta kematian segera diterbitkan. “Masih banyak warga yang malas mengurus akta kematian. Akta kematian biasanya baru diurus jika ada kepentingan untuk pensiunan dan lain-lain. Padahal ini penting untuk data kependudukan,” katanya.

Warga RT 004/RW 034 Kampung Kandang Sapi, Kelurahan Jebres, Deni Kurniawan, mengapresiasi program layanan Besuk Kiamat. Ia pun merasakan benar manfaat program tersebut saat sang ayah meninggal dunia belum lama ini.

“Keluarga tidak mungkin saat itu langsung mengurus akta kematian. Tapi tiba-tiba pihak kelurahan datang saat atur belasungkawa dengan menyerahkan akta kematian bapak saya,” katanya.

Akta kematian ini langsung digunakan untuk mengurus segala keperluan administrasi rumah sakit, permakanan, dan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya