Adaptasi Perilaku Baru di Tingkat Keluarga Jadi Kunci Memutus Penularan Covid-19

Menerapkan perilaku bariu di tingkat keluarga penting untuk menekan kasus Covid-19.

SOLOPOS.COM - Sukarelawan Palang Merah Remaja (PMR) Sukoharjo membagikan masker dan brosur pencegahan Covid-19 kepada masyarakat di sekitar Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Graha Wijaya, belum lama ini. (Istimewa/Ismoyo Sidik)

Solopos.com, SUKOHARJO – Adaptasi kebiasaan baru di tingkat keluarga menjadi salah satu kunci utama untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Disiplin menerapkan protokol kesehatan akan sangat berdampak pada perkembangan pandemi virus corona.

Kepala Puskesmas Sukoharjo, Kunari Mahanani, mengatakan keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat. Anggota keluarga harus mampu meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kunci utama melawan pandemi Covid-19. Terlebih, ada beberapa klaster keluarga dengan transmisi penularan cukup tinggi yang muncul di sejumlah daerah di Sukoharjo.

“Keluarga memiliki tantangan sendiri untuk mengubah perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat harus paham pentingnya perubahan perilaku dalam adaptasi kebiasaan baru,” kata dia, saat berbincang dengan Espos, Selasa (27/10/2020).

La Nina Mengancam, Sukoharjo Siaga Hadapi Bencana Alam

Gugus tugas di tingkat kecamatan bakal bersinergi dengan kader kesehatan dan tokoh masyarakat untuk mengedukasi warga untuk mengadaptasi kebiasaan baru di rumah. Hal itu membutuhkan waktu, namun harus diterapkan secara perlahan-lahan.

Anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah harus terlebih dahulu mandi dan berganti pakaian sebelum berinteraksi dengan istri, suami, atau anak. “Anggota keluarga yang terinfeksi virus corona tak sengaja menularkan virus ke anggota keluarga lain atau kerabat keluarga dalam satu rumah. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tak hanya dijalankan saat beraktivitas di luar rumah. Melainkan saat berkumpul dengan anggota keluarga di dalam rumah,” ujar dia.

Sementara itu, kampanye perilaku kebiasaan baru juga dilakukan oleh sukarelawan Palang Merah Remaja (PMR). Mereka aktif dalam kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur dan masker untuk masyarakat. Brosur itu berisi informasi pencegahan Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Covid-19 Sukoharjo: Kasus Pasien Positif Nyaris 1.000 Orang

“Kunci memutus rantai penularan Covid-19 sangat sederhana dan simpel yakni menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat harus mengubah perilaku di tengah gempuran Covid-19,” kata Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo, Ismoyo Sidik.

Berita Terbaru

Begini Langkah Pemkab Karanganyar Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR – Di masa pandemi Covid-19, usaha mikro, kecil, dan menengah ikut terdampak. Pemkab Karanganyar meminta pelaku UMKM...

Perpusda Sragen Batasi Pengunjung dan Kurangi Jam Buka di Masa Pandemi

Solopos.com, SRAGEN -- Setelah memarkir sepeda motornya, dua pengunjung bergegas menuju pintu masuk Perpustakaan Daerah atau Perpusda Sragen di...

Disdikbud Boyolali Terus Kaji Belajar Tatap Muka

Solopos.com, BOYOLALI — Mendikbud Nadiem Makarim memperbolehkan sekolah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021. Disdikbud Boyolali masih...

Di Wisuda ITS PKU Muhammadiyah Solo Dibagikan Face Shield

Solopos.com, SOLO — Wisuda tatap muka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah di Hotel Best Western...

Deteksi Dini Covid-19, Petugas KPPS se-Kecamatan Andong Boyolali Jalani Rapid Test

Solopos.com, BOYOLALI – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali bergerak cepat menyikapi adanya klaster Covid-19 di Puskesmas Andong. Mereka melakukan tracing...

Terapkan Protokol Kesehatan, Siswa SD di Kawasan Rawan Bencana III Merapi Belajar Tatap Muka

Solopos.com, BOYOLALI – Sejumlah siswa SDN 2 Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, menggelar pembelajaran tatap muka. Sekolah yang masuk...

Desa Sumberejo Wonogiri Punya Empat Program Selama Pandemi Covid-19

Solopos.com, WONOGIRI -- Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri mempunyai empat program atau kegiatan guna menghadapi pandemi dan mengantisipasi persebaran...

Pemdes Nglinggi Klaten Gerakkan Lembaga Desa Lawan Covid-19

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, menggerakkan seluruh lembaga yang ada di desa setempat melakukan...

Update Covid-19 Solo: Sebulan Tambah 1.000-an Kasus, Total Meninggal 100 Orang

Solopos.com, SOLO — Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut tambahan kasus hingga 1.000-an orang tercapai hanya dalam waktu kurang...

3T Terus Digiatkan di Boyolali, Dukungan Masyararakat Dibutuhkan

Solopos.com, BOYOLALI -- Penanganan Covid-19 di Boyolali terus dilakukan melalui program 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Dinas Kesehatan...