Tutup Iklan

Ada Tenda Darurat di Depan RSUD dr. Soedono Madiun, Untuk Siapa?

Polres Madiun Kota mendirikan tenda darurat di depan RSUD dr. Soedono Madiun yang dilengkapi dengan field bed di bagian dalamnya.

 Aparat Polres Madiun Kota mendirikan tenda darurat di halaman RSUD dr. Soedono. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Aparat Polres Madiun Kota mendirikan tenda darurat di halaman RSUD dr. Soedono. (Istimewa)

Solopos.com, MADIUN — Polres Madiun Kota mendirikan tenda darurat di depan RSUD dr. Soedono Madiun. Tenda ini bukan untuk perawatan pasien Covid-19, tetapi untuk memfasilitasi keluarga pasien yang sedang menunggu.

Tenda tersebut juga dilengkapi dengan field bed yang diperuntukkan bagi keluarga pasien.

Kasubbag Sarpras Polres Madiun Kota, AKP Danar, mengatakan tenda darurat ini dibangun atas inisiatif Polres Madiun Kota. Hal itu karena tingginya angka pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. Soedono.

Baca juga: Pemprov Jatim Gratiskan Biaya Sewa 4 Rusunawa Selama 2 Bulan

Pendirian tenda darurat ini dilakukan pada Rabu (14/7/2021). Danar berharap hadirnya tenda ini dapat membantu keluarga pasien saat berada di rumah sakit. Tenda darurat ini juga dilengkapi dengan 20 unt field bed.

“Tenda ini untuk keluarga pasien. Karena seperti diketahui, keluarga pasien ini juga butuh ruang untuk menunggu. Sedangkan tidak dimungkinkan untuk menunggu di dalam ruang,” kata dia, Kamis (15/7/2021).

Dia menuturkan tenda darurat ini memang tidak membantu untuk kesembuhan pasien yang sedang dirawat. Namun, paling tidak bisa membantu keluarga pasien dari panas maupun hujan.

Baca juga: Wali Kota Madiun Wajibkan ASN Belanja di Warung Tetangga, Bagaimana Pengawasannya?

Kasubbag Umum RSUD dr. Soedono, Yanuar, mengatakan terima kasih atas inisiatif pendirian tenda darurat tersebut. Menurutnya, tenda untuk istirahat tersebut akan membantu keluarga pasien.

“Tentu ini sangat membantu kami, khususnya dalam menyediakan ruang tunggu keluarga pasien. Semoga kerja sama ini terus berlanjut ke depannya,” kata dia.

Baca juga: Babak Baru Kasus Korupsi IGD RS Paru Dungus Madiun!

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Pengumuman, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menurunkan tarif rapid test antigen dari Rp85.000 menjadi Rp45.000 mulai 24 September 2021.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Hari Wuryanto sudah memimpin Kabupaten Madiun tiga tahun.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Bangun Kabupaten Madiun dari Pinggiran

Pemerintah Kabupaten Madiun di tangan Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto ingin membangun dari pinggiran.

PT Inka Buat Peti Kemas Canggih Berpendingin, Cocok Angkut Ikan Laut

PT Inka Madiun membuat peti kemas berpendingin yang memudahkan nelayan dalam menyimpan ikan. Sumber dayanya hibrid sehingga tak boros baha bakar.

Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

Perempuan Madiun, Dewi Ayu, nekat menggondol sepeda motor yang diparkir dengan kunci kontak menggantung. Motor tersebut dijual oleh kekasihnya.

Nahas, 3 Warga Ponorogo Luka-Luka Tertimpa Atap Rumah

Tiga warga Ponorogo menjadi korban atap rumah rumah mereka yang mendadak ambrol.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Sejahterakan Petani Kabupaten Madiun Melalui Porang

Pengembangan lahan porang di Kabupaten Madiun merupakan bentuk intervensi dari pemerintah yaitu dengan mempertemukan Perhutani, perbankan, dan Pemkab Madiun.

Bermain di Sungai, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Blabakan Mbah Anom.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Respons Cepat Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun

Bupati Ahmad Dawami mengatakan pandemi Covid-19 merupakan kejadian louar biasa atau extra ordinary sehingga responsnya juga harus extra ordinary.

Tak Bermoral, Ustaz Ponpes di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati

Seorang ustaz di salah satu ponpes di Trenggalek ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap 34 santriwatinya.

Madiun Naik Level 3, Bupati: Karena Capaian Vaksinasi Baru 40%

Setelah sempat menerapkan PPKM Level 2, kini Kabupaten Madiun kembali lagi berada di level 3.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.