Ada Temuan Bakteri, Korban Perkosaan Sukodono Kembali Diperiksa Polisi

Anak asal Sukodono, Sragen, yang diduga diperkosa tetangganya, kembali diperiksa polisi terkait temuan adanya bakteri pada kelamin korban dari hasil pemeriksaan RS.

 Ilustrasi kejahatan seksual kepada anak. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kejahatan seksual kepada anak. (Antara)

Solopos.com, SRAGEN — Pengusutan kasus dugaan perkosaan anak di bawah umur di Kecamatan Sukodono, Sragen, kembali dilanjutkan. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sragen kembali meminta keterangan korban, W, bersama orang tuanya, Kamis (30/6/2022).

Mereka dipanggil ke Mapolres berkaitan dengan adanya dugaan bakteri pada kelamin korban berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit (RS) di Kabupaten Boyolali oleh orang tua korban. Dalam pemeriksaan di kepolisian, korban dan orang tuanya didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Saron Solo.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Direktur LBH Mawar Saron Solo, Andar Beniala Lumbanraja, mengungkapkan yang dipanggil polisi adalah korban dan kedua orang tuanya. Namun yang memenuhi panggilan itu hanya korban dan ayahnya. Mereka diperiksa di ruangan terpisah dalam waktu bersamaan selama satu jam.

“Hasil pemeriksaan di RS menunjukkan adanya dugaan bakteri pada tubuh korban. Jadi kepolisian meminta keterangan dan bukti-bukti terkait dengan adanya indikasi bakteri tersebut. Yang di-BAP [berita acara pemeriksaan] hanya ayah korban dan korban karena ibunya tidak hadir,” ujar Andar kepada Solopos.com, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Kasus Sukodono Tak Kunjung Tuntas, Ayah Korban akan Mengadu ke Kapolri

Andar menilai bukti dugaan adanya bakteri itu bisa dijadikan petunjuk ke arah pembuktian. Selama ada hal-hal positif ke arah pembuktikan, pihaknya akan mengikuti proses hukum.

Terkait dengan hasil pemeriksaan korban di rumah sakit jiwa (RSJ), polisi belum mendapatkan hasil. “Kepolisian akan memberitahukan perkembangan selanjutnya lewat SP2HP [surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan],” kata Andar.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama saat ditemui wartawan mengatakan belum mendapatkan laporan perkembangan kasus Sukodono dari Kasatreskrim. Terkait dengan pemeriksaan terhadap korban dan ayahnya pun, Kapolres juga belum memonitor.

Baca Juga: Setahun Berlalu, Apa Kabar Kasus Pemerkosaan Anak Sukodono Sragen?

“Perkembangan hari ini saya belum monitor. Hasil dari RSJ juga belum ada laporan,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Merambah Bisnis Sticker Printing, Ini Target PT Regarsport Wonogiri

      PT Regarsport Industri Indonesia meluncurkan produksi stiker yang mereknya dinamai MCLine, Senin (15/8/2022).

      Solopos Hari Ini: Optimistis Bangkit Lebih Cepat

      Bangsa Indonesia ini masih memiliki tantangan besar saat memperingati ulang tahun ke-77 Proklamasi Kemerdekaan.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), bisa disimikan pada artikel ini.

      Proyek Simpang Joglo Solo, Mulai Hari Ini Jl Kol Sugiyono Jadi Searah

      Mulai hari ini, Selasa (16/8/2022), Jl Kolonel Sugiyono, Banjarsari, Solo, berlaku dua arah menyusul dimulainya pekerjaan pemasangan pilar jembatan rel layang Simpang Joglo.

      Terus Berkurang, Kebo Bule Keraton Solo Kini Tinggal 15 Ekor

      Jumlah kebo bule milik Keraton Solo kini tinggal 15 ekor menyusul kematian empat ekor kerbau ikon kirab malam 1 Sura itu dalam waktu kurang dari sebulan terakhir.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022, Pagi Sudah Hujan

      Prakiraan cuaca Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), hujan akan turun sejak pagi dan meningkat intensitasnya di malam hari.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 16 Agustus 2022, Berawan dan Hujan

      Hujan ringan masih akan mewarnai prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Sukoharjo Selasa Ini: Awan Tebal Sore, Hujan Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Boyolali Selasa Ini, Hujan Ringan Sore hingga Malam Hari

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Selasa (16/8/2022), tersaji secara lengkap dalam artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Solo Selasa 16 Agustus, Hujan Bergeser ke Malam Hari

      Prakiraan cuaca Kota Solo akan hujan pada Selasa (16/8/2022) malam.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Selasa Ini: Gerimis Pukul 19.00 WIB

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Selasa Ini: Gerimis Malam

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Target Pendapatan Daerah 2022 Naik Rp8 Miliar, Pemkot Solo Genjot Pajak

      Hasil kesepakatan Pemkot dan DPRD Solo, pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2022 dinaikkan senilai Rp8 miliar.

      Sambut HUT RI, Warga dan Eks Napiter Boyolali Heboh Lomba Mancing Mania

      Seratusan warga Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, serta stakeholder pemerintahan di kecamatan setempat menggelar lomba memancing disertai pengibaran bendera dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI dan meningkatkan nasionalisme di desa setempat, Minggu (14/8/2022).

      Warga Solo Mau Ikut Pawai Pembangunan 2022? Buruan Daftar di Link Ini

      Pemkot Solo mengadakan Pawai Pembangunan memperingati HUT ke-77 RI pada Jumat (19/8/2022), masyarakat umum bisa ikut berpartisipasi sebagai peserta.