Ada Reposisi Cawabup dari PDIP di Pilkada Wonogiri, Begini Respons Golkar

Pilkada Wonogiri 2020 diwarnai dengan PDIP yang ingin mereposisi cawabup.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemilu/pilkada. (Solopos/dok)

Solopos.com, WONOGIRI — Partai Golkar berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Wonogiri 2020. DPP Golkar terlanjur merekomendasikan Joko Sutopo-Sriyono, padahal DPC PDIP Wonogiri kini mengusulkan reposisi cawabup.

Terkait hal itu DPDP Golkar Wonogiri meyakini DPP Golkar bakal menyetujui rekomendasi dari DPP PDIP. Saat ini, usulan reposisi cawabup itu baru diajukan lewat surat resmi ke DPP PDIP oleh DPC PDIP Wonogiri.

DPD Partai Golkar Wonogiri meyakini DPP partai tersebut akan mengubah rekomendasi sesuai keputusan DPP PDIP apabila DPP PDIP mengabulkan usulan reposisi cawabup dari DPC PDIP Wonogiri.

Ketua DPD Golkar Wonogiri, Bondan Sejiwan Boma Aji, mengaku sudah melaporkan dinamika politik di tubuh DPC PDIP Wonogiri kepada DPP Golkar melalui DPD Golkar Jawa Tengah. Dia meyakini DPP partainya akan berkomunikasi dengan DPP PDIP.

Update Covid-19 di Grobogan, Jumlah Pasien Dirawat Tinggal 33 Orang

Menurut anggota DPRD Jawa Tengah itu DPP Golkar akan mengubah rekomendasi apabila DPP PDIP mengabulkan usulan reposisi cawabup. Perubahan akan menyesuaikan keputusan DPP PDIP.

“Tentunya setelah DPP PDIP menerima surat usulan reposisi cawabup dari DPC PDIP Wonogiri, DPP Golkar berkomunikasi dengan DPP PDIP. Ini agar paslon yang direkomendasi DPP Golkar sama dengan paslon yang direkomendasi DPP PDIP,” kata Bondan saat dihubungi Solopos.com, Senin (10/8/2020).

Dia melanjutkan DPP Golkar tidak mengubah rekomendasi apabila DPP PDIP tetap merekomendasikan Joko Sutopo-Sriyono atau tak mengabulkan usulan reposisi DPC PDIP. Pasalnya, sejak awal DPP Golkar merekomendasikan dua nama tersebut sebagai cabup-cawabup.

Menurut Bondan, DPP partainya menerbitkan rekomendasi atas nama Joko Sutopo-Sriyono karena saat itu rekomendasi DPP PDIP atas nama keduanya.

Tak Masalah

Dia tak mempersoalkan terjadinya dinamika tersebut. Bondan menilai hal tersebut biasa dalam politik. Bahkan, dia menyebut rekomendasi paslon partai tertentu di daerah lain pernah berubah di detik-detik akhir pendaftaran paslon.

Golkar juga tak mempermasalahkan siapa pun yang akan mendampingi Joko Sutopo atau yang akrab disapa Jekek. Siapa pun cawabup PDIP, Golkar akan turut berjuang memenangkan Joko Sutopo dan pendampingnya supaya kepemimpinan Joko Sutopo dapat berlanjut.

PSI Resmi Dukung Gibran-Teguh di Pilkada Solo

Bondan menilai kepemimpinan Joko Sutopo berhasil membuat Wonogiri menjadi lebih baik. Hasil pembangunan berdampak positif, sehingga warga merasakan manfaatnya. Oleh karena itu kader memandang kepemimpinan Jekek-Edy perlu dilanjutkan. Apabila Jekek-Edy bisa menjadi pasangan calon (paslon), Golkar bertekad memenangkan keduanya.

“Saya pikir ini realistis. Faktanya Pak Joko Sutopo mampu menjawab tantangan. Kami ingin melanjutkan apa yang sudah dimulai 2015 agar bisa selesai sampai 2024 nanti [Joko Sutopo memimpin Wonogiri bersama Edy Santosa, tokoh Golkar],” kata Bondan.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...

Saat Sri Mulyani Bicara Pengembangan Wisata Klaten hingga Hobi Olahraga

Solopos.com, SOLO-- Klaten terkenal dengan surganya wisata air, mulai dari Umbul Ponggok yang sudah terkenal dengan hingga mancanegara hingga...

Romantis, Ini Cerita Sri Mulyani tentang LDR hingga Drakor

Solopos.com, SOLO- Sebagai ibu rumah tangga dan istri, Calon Bupati Klaten Sri Mulyani pastinya memiliki kegiatan yang padat. Beruntungnya,...

Jumlah Pemilih Terbanyak Pilkada Klaten Ada di Trucuk, Kebonarum Paling Sedikit

Solopos.com, KLATEN — Jumlah pemilih terbanyak di Pilkada Kalten 2020 berada di Kecamatan Trucuk. Sedangkan jumlah pemilih paling sedikit...