Ada Pondok Sehat Covid-19 di Wonogiri, Ini Fungsinya
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI -- Pondok Sehat Covid-19 Kabupaten Wonogiri disediakan khusus untuk tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dengan kategori tanpa gejala.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Satuan Tugas Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo atau yang akrab disapa Jekek, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, (27/7/2020).

Diberitakan sebelumnya, Pondok Sehat Covid-19 tersebut bertempat di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wonogiri. Tepatnya berada di Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

Positif Covid-19 Boyolali Tembus 174 Orang, Karena Banyak Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan?

Jekek mengatakan saat ini masih banyak spesimen tes swab para nakes yang belum keluar. Sebagai bentuk antisipasi, Pemkab Wonogiri menyiapkan tempat isolasi khusus untuk para nakes di beberapa tempat.

Pemkab Wonogiri menambah Bangsal Amarilis di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk digunakan isolasi khusus juga bagi para Nakes.

Keseharian Editor Metro TV Sebelum Ditemukan Meninggal: Sering Makan Ayam Huhah Bareng Adik

Sebelumnya, sebanyak 29 Nakes di RSUD Wonogiri terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (24/7/2020) lalu. Sebagian mereka menjalani isolasi di Bangsal Anggrek RSUD dan Rumah Dinas Direktur RSUD.

Rentan

Ia mengatakan, yang menjalani isolasi di dua tempat tersebut merupakan nakes yang memiliki anggota keluarga rentan terkena Covid-19, seperti lansia dan anak-anak. Jika tidak ada anggota beresiko, tetap menjalani isolasi di rumah masing-masing.

"Nakes yang menjalani isolasi di Bangsal Anggrek dan rumah dinas masih nyaman di sana. Jadi belum ada nakes yang dipindah ke Pondok Sehat Covid-19 Wonogiri," kata dia.

Macan Lawu Karanganyar Bongkar Praktik Pembuatan STNK Palsu, Tempat Produksi di Solo

Jekek menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 kategori OTG di luar nakes diisolasi mandiri di rumah masing-masing. Sesuai dengan regulasi pemerintah, pasien terkonfirmasi positif dengan kategori OTG dan tidak ada penyakit komorbid dianjurkan isolasi mandiri di rumah.

"Nakes yang terpapar kami berikan kebijakan khusus. Karena setelah mereka sembuh ada tugas yang segera dilaksanakan. Tentunya kami beri edukasi dan pengertian bahwa ini merupakan kerja bersama," kata Jekek.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom