Ada Pohon Natal Ramah Lingkungan di 2 Hotel Solo, Begini Penampakannya

Dua hotel ternama di Kota Solo membuat pohon natal ramah lingkungan untuk memeriahkan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

 Pohon Natal ramah lingkungan dari bahan kayu jati bikin Fave Hotel Solo. (Solopos/Ika Yuniati)

SOLOPOS.COM - Pohon Natal ramah lingkungan dari bahan kayu jati bikin Fave Hotel Solo. (Solopos/Ika Yuniati)

Solopos.com, SOLO — Sejumlah hotel di Kota Solo mulai membuat pohon Natal untuk memeriahkan momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Menariknya, pilihan bahan yang digunakan mayoritas berasal dari alam demi mendukung kepedulian pada lingkungan.

PromosiRehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Salah satunya The Sunan Hotel Solo yang membuat pohon Natal berbahan kayu secang. Bahan minuman herbal tersebut menggambarkan harapan, semangat, dan energi positif menyambut Natal dan Tahun Baru.

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari mengatakan pemilihan kayu secang terinspirasi situasi pandemi saat ini ketika masyarakat semakin peduli dengan isu kesehatan. Bahkan Solo baru-baru ini dijadikan sebagai kota percontohan wisata kebugaran.

“Solo wellness city, the city of java wellness. Solo akan menjadi pilot project. Selain Solo, ada kota lain yang dikukuhkan menjadi proyek percontohan wellness city di Indonesia yakni Yogyakarta dan Bali,” kata Retno.

Baca Juga: Fasilitas Umum di Solo Dinilai Belum Ramah Difabel, Termasuk 2 Flyover

Pohon Natal secang yang dibuat The Sunan Hotel Solo memiliki tinggi 180 cm dengan diameter 190 cm. Proses pembuatannya menghabiskan bahan dasar kayu secang sebanyak 50 kilogram. Kayu ditempel menggunakan white chocolate dengan waktu pengerjaan selama lima hari.

pohon natal hotel di solo
Pohon Natal ramah lingkungan terbuat dari secang bikinan The Sunan Hotel Solo. (Solopos/Ika Yuniati)

“Kayu Secang sudah lama diolah sebagai bahan minuman herbal yang dicampur aneka rempah atau dikenal dengan sebutan wedang uwuh. Minuman wedang uwuh ini juga tersedia di The Sunan Hotel Solo sebagai salah satu icon Beverage yang diminati,” terang Retno.

Tak hanya The Sunan Hotel Solo, Fave Hotel Solo juga mengusung konsep alam dan lingkungan pada pembuatan pohon Natal tahun ini. Mengusung tema Spirit of Christmas, mereka membuat pohon natal berbahan kayu bekas berupa ranting dan dahan jati.

Baca Juga: Tak Ada Libur Nataru, Volume Kendaraan Masuk Solo Diprediksi Tetap Naik

Kayu Jati

Ukurannya dibuat setinggi tiga meter untuk Fave Hotel Manahan Solo, serta tinggi enam meter untuk Fave Hotel Solo Baru. Mengusung tema Spirit of Christmas, manajemen hotel tersebut berharap semua orang memiliki karakteristik yang khas dengan kayu jati yakni kokoh dan kuat menghadapi pandemi.

“Kami berinisiatif membuat pohon Natal dari ranting dan dahan kayu jati. Selain ramah lingkungan, pohon natal ini juga memiliki makna supaya kita selalu menjadi kuat. Memiliki karakteristrik yang khas seperti kayu jati dan selalu semangat dalam kondisi apa pun,” kata Hotel Manager Fave Hotel Solo, Khuswatus Solikhin, Sabtu (4/12/2021).

Selain pohon yang unik, Fave Hotel juga menyediakan beragam promo bagi para tamu khusus Natal. Promonya yakni paket bundling kamar seharga Rp.525.000 disertai makan malam ala carte dan sarapan untuk dua orang.

Baca Juga: Uang Belum Cair, Anggota KSP Sejahtera Bersama Solo Minta Arahan Gibran

Sementara untuk malam pergantian tahun, mereka mengusung konsep menu makan malam Bali Ndeso. Paket menginap, makan malam, dan sarapan untuk dua orang dijual Rp600.000.

“Konsep ini kami ambil dikarenakan pada situasi yang masih terhalang pandemi banyak para pengunjung yang tidak dapat pulang ke kampung halaman. Sehingga dengan adanya konsep Bali Ndeso ini diharapkan dapat menyalurkan kerinduan akan kampung halaman,” kata Khuswatus.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.