Ada Petisi Pendirian Patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan, Ditandatangani 1.000 Orang
Didi Kempot. (Instagram-@didikempot_official)

Solopos.com, SOLO — Sepeninggalnya sang maestro campursari, Didi Kempot, muncul petisi online agar pemerintah membuat patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan.

Petisi tersebut berjudul "Dukung Pendirian Patung/Memoriabilia Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan" dibuat oleh Hanindha Cholandha. Berdasarkan pantaaun Solopos.com pada laman Change.org, Sabtu (9/5/2020), sudah ada 1.014 orang menandatangani petisi tersebut.

Minimalkan Protes, Data Penerima Bansos JPS Covid-19 Sragen Lewati 5 Tahapan Filter

Pembuat petisi, Hanindha Cholandha mengirimkan petisi tersebut kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Dalam keterangannya, lagu berjudul Stasiun Balapan menjadi alasan dibuatnya patung Didi Kempot di stasiun yang berlokasi di Banjarsari, Solo itu. Melejitnya lagu Stasiun Balapan, diikuti pula dengan kecintaan anak muda terhadap lagu campursari.

Angkutan Umum Boleh Beroperasi, Rudy Ogah Longgarkan Aturan Karantina Pemudik di Solo

"Karya beliau juga akhir-akhir ini mampu menembus batas generasi, dengan fakta bahwa setiap show-nya selalu dipenuhi anak muda yang berjoget, menangisi dan mentertawakan rasa patah hatinya. Semua kesuksesan mainstream beliau dimulai sejak rilisnya single Stasiun Balapan di tahun 1998. Beliau mulai dikenal di luar Jawa, bahkan hingga Suriname," demikian keterangan di petisi tersebut.

Maka dari itu, dia meminta kepada Ganjar Pranowo, PT KAI, FX Hadi Rudyatmo untuk merespons petisi dan membuat patung atau prasasti lirik lagu Didi Kempot di Stasiun Balapan.

Bertambah Lagi Jadi 13 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Madiun

Namun, dia menegaskan hal ini tidak mendesak lantaran situasi Kota Solo masih diselimuti pandemi Covid-19.

"Agar membuatkan sebuah memorabilia Didi Kempot di area stasiun. Bentuknya bisa apa saja, patung Didi Kempot, prasasti lirik lagu Stasiun Balapan atau apapun. Mengingatkan kita bahwa secara tidak langsung Didi Kempot memperkenalkan kota Solo dan Stasiun Balapan kepada khalayak," lanjut isi petisi tersebut.

Setengah Miliar Rupiah Kerugian Kebakaran Gudang Mebel di Jepara

Dalam petisi tersebut, Hanindha Cholandha juga meminta masyrakat untuk menghargai karya-karya para seniman Indonesia. "Kami juga mengingatkan bahwa petisi ini juga agar masyarakat makin menghargai seniman. Agar karya mereka selalu abadi, dan ketokohan mereka tidak luntur ditelan zaman," tutupnya.

Lebih dari Iron Man

Salah satu alasan agar pemerintah merespons petisi patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan karena dia adalah pahlawan patah hati nasional.

Hal tersebut diungkap oleh salah satu orang yang telah menandatangani petisi tersebut, Alif Noor Pratama.

Video Viral Penangkapan Maling Ayam di Nusukan Solo, Dikerumuni Massa

"Setuju, beliau adalah pahlawan patah hati nasional dan pahlawan yang tidak pernah merasa lelah untuk memberantas Covid-19. Beliau lebih dari Iron Man atau pun Superman atau bahkan Gundala lebih hebat dari itu. Beliau rela capek- capekan semasa hidupnya hanya untuk memberantas Covid-19. Matur nuwun," tulisnya.

Alasan lain disebutkan oleh Andi Kusmanto. Dia mengatakan Didi Kempot merupakan seniman sejati yang memiliki pendirian dan prinsip yang kuat.

Lebih dari 40 Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Positif Covid-19

"Saya mendukung, karena beliau adalah seniman sejati. Punya pendirian & punya prinsip luar biasa untuk mempertahankan budaya Jawa," tambah Andi Kusmanto.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho