Tutup Iklan

Ada Mitos Kerajaan Gaib di Waduk Kedung Ombo, Begini Ceritanya

Terdapat cerita misteri mitos kerajaan gaib di Waduk Kedung Ombo yang berlokasi di tiga kabupaten di Jateng, yakni Boyolali, Sragen, Grobogan

Ada Mitos Kerajaan Gaib di Waduk Kedung Ombo, Begini Ceritanya

SOLOPOS.COM - Tim SAR melakukan pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo wilayah Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI -- Waduk Kedung Ombo yang berlokasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Sragen, Boyolali dan Grobogan ini menyimpan cerita misteri nan melegenda.

Salah satu cerita yang kerap muncul adalah adanya kerajaan gaib di waduk seluas 6.576 hektar ini. Konon katanya, beraneka ragam makhluk halus di waduk ini sering bergentayangan.

Baca Juga:  Viral Foto Jokowi Saat Jadi Wali Kota Solo, Menu Makanannya Curi Perhatian

"Waduk yang luas ini ternyata menjadi salah satu tempat favorit untuk membuang makhluk halus. Ada yang berupa jin pesugihan, jin gentayangan meresahkan warga, sampai khodam dari benda pusaka," ungkap pengelola akun Instagram @misterisolo dalam unggahannya, Sabtu (24/10/2020).

Menurut @misterisolo, kerajaan gaib di Waduk Kedung Ombo dipimpin oleh seorang ratu. Dia dikenal sebagai sosok yang menjaga adab dan sopan santun.

Baca Juga: Panutan! Sukidi Anak Petani Sragen yang Kini Doktor Lulusan Harvard

Meskipun begitu, ternyata ada sosok lain yang katanya sering meminta tumbal di Waduk Kedung Ombo. Sosok tersebut dikenal sebagai buto.

Buto memiliki wujud dengan muka berwarna merah dan mengenakan pakaian kerajaan. Dari cerita yang beredar, buto ini kerap meminta tumbal dengan cara menyeret korban ke dasar waduk.

Baca Juga:  Berapa Sih Gaji Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo?

"Namun, setelah perjanjian dengan penduduk dan beberapa paranormal, makhluk tersebut bersedia untuk tidak mengambil tumbal dan diganti oleh sajen di malam-malam tertentu," tambah dia.

Air Berwarna Merah di Waduk Kedung Ombo

Karena sering digunakan sebagai lokasi memancing, terdapat pula cerita misteri yang beredar antar pemancing.

Seperti diungkap melalui unggahan pengelola akun Instagram @indigo.story. Dari unggahan tersebut dijelaskan bahwa jika air danau berubah menjadi merah pemancing diminta segera pergi.

Baca Juga:  Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Cerita tersebut ia dapatkan dari sang ayah yang kerap memancing di Waduk Kedung Ombo. "Pengalaman babe, pernah sekali diberitahu warga sekitar,kalau air waduk berubah warna merah, pemancing atau orang yg beraktifitas diwaduk harus segera keluar," jelas pengelola akun Instagram @indigo.story.

Ayah dari pengelola akun @indigostory itu pun mengalaminya. Ia melihat air waduk berubah menjadi merah. "Dan selang sebulan setelah diberitahu warga tsb,babe dan kawan² yg lagi asyik²nya mancing tiba² air waduk mendadak berubah jadi merah. Langsung babe dan kawan² yg ingat akan pesan itu langsung beberes dan naik ke daratan. Setelah bertanya, ternyata kalau air berubah merah biasanya ada yg akan kesaut ( disambar) tenggelam dan dimakan penunggu waduk," jelas dia.

Baca Juga: Potret Selvi Ananda Dulu dan Sekarang, Berawal dari Putri Solo

Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh! Covid-19 Meluas, Tambah 3 Kantor Desa di Polokarto Sukoharjo Lockdown

Seluruh pelayanan masyarakat dihentikan sementara setelah tiga kepala desa (Kades) di Polokarto dinyatakan positif Covid-19.

Berbekal Smartphone Atau Tablet Bisa Jadi Pengusaha Lewat Alfamind 

Alfamart melalui Alfamind menawarkan peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi digital bagi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha.

24 Klaster Covid-19 Muncul Dalam Sepekan Di Sukoharjo, Mayoritas Keluarga

Sebanyak 24 klaster penularan Covid-19 yang muncul dalam sepekan terakhir di Sukoharjo mayoritas merupakan klaster keluarga.

Vaksinasi Publik 18+ Siap Bergulir Di Solo, 12 Kelurahan Jadi Prioritas

Pemkot Solo segera menggulirkan vaksinasi Covid-19 bagi publik usia 18 tahun ke atas dengan prioritas 12 kelurahan.