Ada Meterai Rp10.000 dan E-Meterai, 4 Dokumen Ini Gratis Bea Meterai

Salah satu dokumen yang gratis bea meterai adalah dokumen yang menyatakan pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan untuk digunakan sebagai kegiatan bersifat keagamaan atau sosial nonkomersial.

 contoh meterai elektronik (detik)

SOLOPOS.COM - contoh meterai elektronik (detik)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah saat ini memberlakukan dua jenis meterai, yakni meterai fisik bernilai Rp10.000 dan meterai elektronik atau e-meterai. Meterai digunakan untuk berbagai kebutuhan dokumen. Namun, ada empat jenis dokumen yang tetap bebas atau gratis bea meterai.

Meterai fisik Rp10.000 diperkenalkan pada Januari 2021 untuk menggantikan meterai jenis lama bernilai nominal Rp6.000 dan Rp3.000.

PromosiDemak, Konon Kota Pelabuhan Terkaya di Jalur Sutra Pesisir Jawa

Sedangkan e-meterai diperkenalkan kepada masyarakat pada Oktober 2021 lalu. Produk e-meterai ini merupakan terobosan pemerintah untuk memfasilitasi masyarakat yang mulai menggunakan dokumen elektronik dalam transaksi sehari-hari.

Meski begitu, pemerintah membebaskan empat dokumen dari pengenaan bea meterai. Dikutip dari laman indonesia.go,id, dokumen yang dibebaskan antara lain, dokumen terkait pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dalam rangka percepatan proses penanganan dan pemulihan kondisi sosial ekonomi suatu daerah akibat bencana alam dan telah mendapatkan status keadaan darurat.

Fasilitas pembebasan yang diberikan disesuaikan dengan jangka waktu pelaksanaan program pemerintah untuk penanggulangan bencana alam tersebut.

Baca Juga: Cara Mudah Membeli dan Menggunakan Meterai Elektronik alias E-Meterai

Kemudian terdapat pula dokumen yang menyatakan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan untuk digunakan sebagai kegiatan bersifat keagamaan atau sosial nonkomersial.

Dokumen selanjutnya yang terbebas dari bea meterai adalah terkait program pemerintah dan/atau lembaga berwenang di bidang moneter atau jasa keuangan.

Dokumen tersebut, antara lain, terkait transaksi surat berharga yang dilakukan di pasar perdana berupa formulir konfirmasi transaksi surat berharga seperti penjatahan efek dengan nilai paling banyak Rp5 juta.

Kemudian formulir konfirmasi transaksi surat berharga di pasar perdana dengan nilai paling banyak Rp10 juta. Dan transaksi surat berharga yang dilakukan melalui penyelenggaraan pasar alternatif dengan nilai paling banyak Rp5 juta.

Ada lagi dokumen konfirmasi transaksi surat berharga berupa pembelian (subscription) dan/atau penjualan kembali (redemption) unit penyertaan produk investasi berbentuk kontrak investasi kolektif dengan nilai paling banyak Rp10 juta. Lalu dokumen transaksi surat berharga yang dilakukan melalui layanan urun dana dengan nilai paling banyak Rp10 juta.

Baca Juga: Meterai Elektronik Jadi Bukti Transaksi, Begini Penjelasannya

Terakhir, dokumen terbebas dari pengenaan bea meterai yakni terkait pelaksanaan perjanjian internasional dan telah mengikat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perjanjian internasional atau berdasar asas timbal balik.

Dokumen seperti itu merupakan dokumen yang terutang bea meterai oleh organisasi internasional serta pejabat perwakilan organisasi internasional dan perwakilan negara asing. Selain itu, juga pejabat perwakilan negara asing yang oleh Undang-Undang nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan disebut tidak masuk subjek pajak.

Pembebasan bea meterai ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 3/2022 tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan dari Pengenaan Bea Meterai.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Indeks Kualitas Air di Balik Alasan Meningkatnya Sampah Botol Air Minum

+ PLUS Indeks Kualitas Air di Balik Alasan Meningkatnya Sampah Botol Air Minum

Botol air minum dalam kemasan (AMDK) menyumbang 328.117 ton dari 11,6 juta ton sampah plastik di Indonesia sepanjang 2021. Maraknya sampah AMDK bermula dari belum baiknya kualitas air minum di Indonesia.

Berita Terkini

Didukung Semen Gresik, Hampers Buatan UMKM Rembang Terjual Ribuan Paket

Rumah BUMN Rembang yang didukung Semen Gresik selama ini memberi kontribusi meningkatkan kapasitas UMKM sehingga produk yang dihasilkan bisa masuk standar pasar-pasar modern.

Mantap, PT Telkom (TLKM) Bagi Dividen Rp14,86 Triliun

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengatakan dividen tersebut setara dengan 60% dari laba bersih 2021 senilai Rp24,76 triliun.

Masuki Musim Giling, Harga Gula Stabil, Tapi...

CEO PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau SugarCo Aris Tohar menyatakan harga gula saat ini terpantau mulai stabil setelah memasuki musim giling pada Mei 2022, meski harga masih di atas HET,

Modernisasi Jamu Iboe Hadirkan Jamu Lebih Kekinian

Meski dikenal sebagai budaya leluhur, jamu kini tetap eksis di kalangan masyarakat. Bahkan perusahaan jamu, seperti Jamu Iboe pun telah menerapkan modernisasi dalam penjualannya.

Hingga Akhir 2022, Kredit Perbankan Diproyeksi Tumbuh 7,5 Persen

Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani mengatakan tren peningkatan pertumbuhan kredit perbankan masih akan berlanjut pada 2022.

Rupiah Ditutup Menguat Rp14.566, Mata Uang Lainnya Terkerek

kurs rupiah ditutup naik 46 poin atau 0,31% ke level Rp14.566 per dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/5/2022)

Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar

Investasi TLKM di GOTO sudah menghasilkan untung Rp949 miliar, berikut ini penjelasannya.

India Batasi Ekspor Gula, Begini Nasib Gula Nasional

India masuk empat besar pemasok gula bagi Indonesia meski tidak sebanyak Thailand, Brasil, dan Australia. Keputusan India untuk membatasi ekspor gula tentu akan berdampak pada harga gula global dan nasional.

Cicilan Mobil dan Motor Leasing Berpotensi Naik, Ini Penyebabnya

Direktur Keuangan FIF Group Hugeng Gozali mengatakan, keputusan Bank Indonesia menaikkan GWM akan memperketat likuiditas perbankan.

Akhir 2022 MLFF Jalan Tol Diuji Coba, Begini Saran Mabes Polri

Mabes Polri meminta penerapan MLFF di jalan tol ditunda karena ketidakjelasan mekanisme tata cara pengenaan denda pada penerapan MLFF.

Pelanggaran di Jalan Tol, BPJT: Penyedia MLFF Bertanggung Jawab

Perangkat yang rencananya digunakan pada transaksi nirsentuh MLFF yakni, Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU, dan perangkat Electronic Route Ticket di mana pengguna dapat memilih titik masuk dan keluar sesuai rute perjalanan sekali pakai.

Jawab Kebutuhan, BRI Hadirkan Fitur Konversi Valas di Aplikasi BRImo

Fitur Konversi Valas BRImo telah mencatatkan transaksi sebesar Rp105 miliar.

IHSG Ditutup Tembus Level 7.000, Saham Sejumlah Bank Jadi Buruan Asing

Penaikan IHSG ditopang lonjakan saham-saham big cap dan aksi beli investor asing IHSG yang ditutup 2,07% atau 142,75 poin ke 7.026,25.

Juni 2022, Implementasi NIK Jadi NPWP Dimulai

Implementasi itu akan berlangsung bertahap sehingga NIK tidak seluruhnya berfungsi sebagai NPWP ketika kebijakannya berlaku.

Wow, PT Waskita Dapat Proyek di Sudan, Bayarnya Pakai Minyak Mentah

PT Waskita Karya akan membangun jalan sepanjang 1.000 km di Sudan Selatan dengan dibayar menggunakan minyak mentah ke Pertamina.

PT Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Program Bedah Rumah di Solo

PT Bank Mandiri Taspen kembali melanjutkan program bedah rumah untuk pensiunan di Solo, Rabu (25/5/2022).