Ada Klaster Covid-19 Baru, Korsel Kembali Perketat Pembatasan Sosial
Ilustrasi petugas medis virus corona. (Reuters)

Solopos.com, SEOUL - Kasus virus corona atau Covid-19 di Korea Selatan meningkat lagi dengan munculnya klaster baru. Akibatnya, pemerintah Korsel pun kembali memperketat pembatasan sosial demi meredam persebaran Covid-19.

Kasus Covid-19 di Korsel sebenarnya mulai menurun dalam dua bulan terakhir. Namun baru-baru ini, muncul klaster baru dan membuat penambahan kasus positif meningkat. Dikutip dari detik.com, Kamis (28/5/2020), ada penambahan 79 kasus baru dalam sehari terakhir.

Bupati Karanganyar: Terkait Rencana Sekolah Masuk Kembali, Keputusan Resmi Tetap di Pusat

Jumlah itu menjadi yang terbanyak dalam dua bulan terakhir yakni sejak 5 April 2020 lalu. Saat itu, jumlah penambahan kasus di Korsel dalam sehari adalah 81 kasus. Sebelumnya pada Rabu (27/5/2020), ada penambahan 40 kasus baru corona di Korsel.

Menteri Kesehatan Korsel Park Neung-hoo mengatakan museum, taman, dan galeri seni di wilayah metropolitan Seoul akan ditutup kembali selama dua pekan mulai Jumat (29/5/2020). Sementara perusahaan didesak untuk mengadopsi kembali praktik kerja yang fleksibel, seperti bekerja dari rumah.

"Kami telah memutuskan untuk memperkuat semua tindakan karantina di wilayah metropolitan selama dua pekan mulai besok hingga 14 Juni 2020," katanya, Kamis.

Ganjar Belum Terapkan New Normal, Berapa Tingkat Penularan Covid-19 di Jateng versi Bonza?

Meningkatnya tambahan kasus virus corona di Korsel terjadi setelah muncul cluster penularan di sebuah gudang milik perusahaan e-commerce lokal, Coupang, di Bucheon, Seoul. Pemerintah setempat menyebut bahwa sedikitnya 69 kasus positif terkait dengan gudang e-commerce ini.

Ribuan Pekerja

Dalam pernyataan terpisah, Wakil Kementerian Kesehatan Korsel, Kim Gang-Lip, menuturkan bahwa sekitar 4.100 pekerja dan pengunjung gedung yang menjadi lokasi gudang e-commerce itu, tengah menjalani isolasi mandiri. Sekitar 80 persen dari orang-orang itu telah menjalani tes Corona.

Pasar Tradisional dan Toserba di Sukoharjo Jadi Sasaran Rapid Test, 50 Orang per Lokasi

"Kami memperkirakan jumlah kasus baru terkait gudang itu akan terus meningkat hingga hari ini, saat kami menyelesaikan tes-tes terkait," sebutnya.

Dengan tambahan 79 kasus baru pada hari ini, pemerintah Korsel melaporkan total kasus Covid-19 di wilayahnya mencapai 11.344 kasus.

Sumber: Detikcom


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho