Ada Kampus Jamu di Solo, Satu-Satunya di Indonesia Hlo

Salah satu kampus di Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki jurusan kuliah yang unik, yakni jamu yang merupakan satu-satunya di Indonesia.

 Ilustrasi jamu. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi jamu. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Salah satu kampus di Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki jurusan kuliah yang terbilang unik, yakni jamu. Menariknya, kampus ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki jurusan jamu. Nah, tahukah Anda di mana lokasi kampus jamu tersebut?

Jurusan jamu ini merupakan salah satu program studi jenjang D III di Politeknik Kesehatan (Poltekkes Surakarta). Jurusan jamu menempati kampus III Poltekkes Surakarta yang berlokasi di Jl Ksatrian No 2, Danguran, Klaten, Jawa Tengah.

Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (16/6/2021), jurusan jamu di kampus Poltekkes Surakarta di Solo diresmikan pada 2011 atas instruksi Susilo Bambang Yudhoyono yang kala itu menjabat sebagai Presiden RI. Dia ingin Indonesia bisa bersaing dalam bidang pengobatan tradisional di kancah dunia.

Baca juga: Sragen & Wonogiri Zona Merah Covid-19, Akibat Klaster Kudus?

Jurusan jamu ini juga didirikan untuk memelihara tradisi bangsa dan memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan tradisional. Seperti diketahui, jamu merupakan warisan budaya lokal dari nenek moyang yang patut dijaga kelestariannya.

Mahasiswa lulusan kampus jamu di Solo ini bukan hanya dicetak menjadi jamulog atau ahli di bidang pembuatan obat-obatan tradisional saja saja. Lulusan kampus jamu ini diharapkan dapat berkontribusi di bidang pelayanan kesehatan dan menyelaraskan pengobatan kimia dan tradisional.

Dalam proses perkuliahan, mahasiswa jurusan jamu diwajibkan membuat aneka produk jamu yang berkhasiat untuk kecantikan hingga kebugaran. Mulai dari masker wajah dari bahan-bahan tradisional, aromaterapi, tabir surya, sabun, sampo, losion, dan aneka minuman. Produk-produk tersebut nantinya akan dipamerkan saat uji kompetensi jurusan.

Baca juga: Mantap! Youtuber Asal Blitar Sukses Bangun Rumah Impian di Hong Kong

Lulusan kampus Jamu di Solo ini bakal mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan yang dapat dipakai untuk membuka praktik mandiri di kemudian hari.

Para mahasiswa juga mendapat kesempatan praktik di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka bisa menjalani praktik lapangan sekaligus mengembangkan penelitian tentang jamu.

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Proyek GOR Indoor Manahan Solo Mandek, Legislator Pertanyakan Kinerja Konsultan Pengawas

Kalangan legislator DPRD Solo menyayangkan pekerjaan proyek pembangunan GOR Indoor Manahan tak selesai dan mempertanyakan kinerja konsultan pengawas.

Kompak, 800 Orang Bergerak Bantu TMMD di Majasto Sukoharjo

Sedikitnya 800 warga berpartisipasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD di Desa Majasto, Tawangsari, Sukoharjo.

Populasi Penderita Gagal Ginjal di Soloraya Terus Meningkat, Waspadai Pemicunya!

Jumlah penderita gagal ginjal di Soloraya terus meningkat dari tahun ke tahun yang dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat.

GTT Senior Wonogiri Pesimistis Lolos Ujian PPPK, Ini Alasannya

Sejumlah GTT senior di Wonogiri tak yakin bakal lolos ujian kompetensi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.

Vaksinasi Covid-19 Baru 45%, Danrem Tetap Yakin Herd Immunity Wonogiri Bisa Terbentuk Oktober

Danrem Warastratama optimistis capaian vaksinasi Covid-19 Wonogiri bisa digenjot hingga 70% pada Oktober 2021 sehingga herd immunity terbentuk.

Waduh! Sistem Trouble, Sertifikat Vaksin Covid-19 Pelajar Karanganyar Tak Bisa Langsung Tercetak

Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kabupaten Karanganyar sempat terkendala masalah sistem di mana sertifikat tidak bisa langsung tercetak.

Pengelola Mal Soloraya Berharap Anak 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk

Pengelola mal di Soloraya berharap ada kelonggaran terutama untuk anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal seiring turunnya kasus Covid-19.

DLH Sragen Teliti Kualitas Air 4 Anak Sungai Bengawan Solo

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sragen meneliti kualitas air empat anak Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah kota.

PPKM Level 3 di Sukoharjo Masih Berjalan, Operasi Prokes di Gatak Terus Dilakukan

Operasi protokol kesehatan di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, terus dilakukan oleh aparat setempat. Terlebih, PPKM Level 3 masih diterapkan di Sukoharjo.

Siapa Pun Penguasa Baru Mangkunegaran, Ini Harapan Pegiat Sejarah-Budaya Solo

Pegiat sejarah dan budaya Kota Solo menyampaikan harapannya kepada penerus Mangkunagoro IX sebagai penguasa Pura Mangkunegaran.

Aneh! Yoni di Sawah Dekat Tol Solo-Jogja Klaten Pernah Dipindah, Tapi Balik Lagi..

Yoni di tengah sawah yang hampir kena proyek tol Solo-Jogja di wilayah Keprabon, Polanharjo, Klaten, pernah dipindah ke tempat lain tapi kembali lagi.

Asyik! Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk TSTJ dan Balekambang Solo

Pemkot Solo sudah membolehkan anak usia 12 tahun ke bawah untuk mengunjungi dua objek wisata yang sudah diizinkan buka.

Minta Objek Wisata Dibuka, Asosiasi Pengelola Wisata Surati Pemkab Klaten

Para pengelola objek wisata meminta Pemkab Klaten segera mengizinkan pembukaan objek wisata meski dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat.

Ditinggal Warga, Kampung Terdampak Tol Solo-Jogja Klaten ini Mirip Desa Mati

Kampung terdampak tol Solo-Jogja di Dukuh Ngentak, Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, sepi ditinggalkan penghuninya pindah.

Soal Capres, Ganjar Pranowo Tunduk Kepada PDIP

Ganjar Pranowo menyatakan dirinya akan tetap tunduk kepada ketentuan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang saat ini dipimpin Megawati Soekarnoputri.