Tutup Iklan

Ada Campur Tangan Pemancing di 2 Tragedi Susur Sungai Ciamis dan Sempor

Kisah pemancing menyelamatkan peserta susur Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat juga terjadi saat tragedi susur Sungai Sempor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

 Sejumlah siswa di Ciamis tenggelam saat kegiatan susur sungai (detik.com-Istimewa)

SOLOPOS.COM - Sejumlah siswa di Ciamis tenggelam saat kegiatan susur sungai (detik.com-Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Kisah pemancing menyelamatkan peserta susur Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat juga terjadi saat tragedi susur Sungai Sempor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Seperti dilansir detikcom, sebanyak 150 siswa MTs Harapan Baru Ciamis mengikuti kegiatan susur Sungai Cileueur pada Jumat (15/10/2021). Dari jumlah itu, sebanyak 139 siswa kembali ke sekolah. Sisanya, 11 orang siswa meninggal saat kegiatan susur sungai.

Sebelum tragedi Sungai Cileueur itu terjadi, seorang warga setempat, Alfi, menuturkan melihat sejumlah siswa menyeberang sungai pukul 15.30 WIB. Saat itu, Alfi sedang memancing.

Baca Juga : Tragedi Susur Sungai Sempor Terulang, Tahun Lalu 10 Siswa Meninggal

Menurut Alfi, sejumlah siswa itu menyeberang sungai di bagian dalam hingga ke tengah. Arus sungai saat itu sedang surut.

“Saya pikir mereka bisa berenang karena menyeberang di bagian dalam. Tapi ternyata ada yang tenggelam. Tanpa berpikir panjang saya langsung turun menolong. Ada sekitar 10 orang lebih,” ujar Alfi di lokasi kejadian.

Warga lain yang melihat kejadian itu ikut membantu menolong siswa yang tenggelam. Bahkan, mereka menghubungi BPBD Ciamis dan PMI untuk membantu mengevakuasi. Saat kejadian, para siswa berseragam Pramuka.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Sebanyak 10 siswa berhasil diselamatkan warga setempat. Para siswa dibawa ke puskesmas dan RSUD Ciamis. Sebagian siswa yang sehat dibawa ke MTs Harapan Baru Ciamis.

Baca Juga : Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis Dimakamkan, Keluarga: Ini Takdir

Anggota BPBD Ciamis, Erik, membenarkan sejumlah siswa MTs tenggelam di Sungai Cileueur, tetapi selamat berkat bantuan warga. “Ada 10 orang yang tenggelam. Alhamdulillah semuanya selamat. Tapi beberapa dibawa ke puskesmas dan rumah sakit,” ungkapnya.

Pemancing Sungai Sempor

Kisah hampir serupa terjadi saat siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, DIY melaksanakan susur Sungai Sempor Jumat (21/2/2020). Tragedi susur Sungai Sempor itu menelan 10 korban jiwa murid SMPN 1 Turi.

Sisi lain tragedi itu ada kisah viral seorang pemancing ikan, Sudarwanto alias Kodir, 37. Dia hampir setiap hari memancing ikan di Sungai Sempor. Kodir berhasil menyelamatkan puluhan siswa SMPN 1 Turi yang terseret arus saat mengikuti susur sungai.

Baca Juga : Kisah Pemancing Selamatkan Puluhan Peserta Susur Sungai Sempor: Banyak Suara Tangis

Hari itu, Kodir memancing karena sehabis turun hujan deras sehingga ikan banyak. Saat turun ke sungai, Kodir mendengar suara minta tolong. Padahal, dia belum menaruh alat pancing.

Suara itu berasal dari puluhan siswa yang mengikuti susur sungai di Kali Sempor dan terjebak arus deras. “Saya langsung lari ke bawah. Ada sekumpulan anak-anak dengan seragam Pramuka minta tolong. Ada yang menangis. Saya langsung terjun ke sungai,” tutur Kodir.

Dia berupaya menyelamatkan puluhan siswa yang terjebak arus deras di Sungai Sempor. Kodir menggunakan tangga untuk membantu para siswa naik ke sisi sungai. Tangga itu juga dia gunakan untuk menyeberangi Sungai Sempor.

Baca Juga : Cerita Siswi SMPN 1 Turi Sleman Hanyut di Sungai Sempor: Tenggelam hingga Nyangkut di Bebatuan

“Saya mengambil tangga yang biasa saya pakai untuk menyeberangi Kali Sempor. Saat itu siswa yang hanyut kebanyakan wanita. Anak-anak banyak yang nangis. Saya sih maunya menolong semua, tapi apa boleh buat. Saya hanya berusaha semaksimal mungkin. Saya saja hampir tenggelam,” ungkap Kodir.

Dia tak menghitung berapa siswa yang ia selamatkan. Ia hanya mengingat suara tangisan dan wajah ketakutan. “Saya sedih kalau mengingat kejadian itu,” lanjutnya.

Aksi Kodir itu sempat viral di media sosial. Kisahnya diunggah pengguna akun Facebook Antox King ke Grup Facebook Mancing Mania Jogjakarta (MMJ) pada Sabtu (22/2/2020) pukul 17.53 WIB.

Baca Juga : Susur Sungai Tewaskan 11 Siswa MTs di Ciamis, Kemenag Akan Evaluasi

Pemilik akun Facebook Antox King, Sudianto, 43, merupakan tetangga Kodir. “Saya bagikan ke grup Facebook Mancing Mania Jogjakarta agar para pemancing lainnya terinsipirasi. Kebetulan saya dan Mas Kodir hobi mancing. Semoga kebaikan Mas Kodir menular kepada pemancing lainnya,” kata Sudianto.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Jembatan Putus Akibat Lahar Semeru, Jalur Piket Nol Lumajang Ditutup

Jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang lewat selatan di jalur Piket Nol ditutup total.

BMKG: Abu Vulkanik Semeru Tak Ganggu Penerbangan di YIA & Adi Soemarmo

BMKG menyebutkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Semeru sejauh ini belum berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara YIA dan Bandara Adi Soemarmo.

Gunung Semeru Meletus, 8 Penambang Pasir Terjebak Abu Vulkanik

Sebanyak 8 penambang pasir di Kampung Renteng dikabarkan masih terjebak abu vulkanik akibat Gunung Semeru meletus.

Ditangkap! Siskaeee, Perempuan yang Pamer Organ Intim di Bandara YIA

Aparat kepolisian menyebut telah menangkap Siskaeee, perempuan yang terekam video dan viral tengah memamerkan organ intim di Bandara YIA.

Wabup Lumajang: 41 Orang Luka Bakar & 1 Meninggal Akibat Erupsi Semeru

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut ada satu orang yang meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru.

Gunung Semeru Erupsi, Jembatan Pengubung Malang-Lumajang Putus

Erupsi Gunung Semeru membuat jembatan penghubung Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang putus.

Sandiaga Uno Jadi Menteri Paling Disukai, Elektabilitas Prabowo Turun

Sandiaga Uno menjadi menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju yang paling disukai publik, sementara tingkat elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024 terus turun.

Gunung Semeru Erupsi, BPBD Siapkan Evakuasi Warga

Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), mengeluarkan erupsi berupa awan panas dan hujan abu tebal.

Hasil Survei Pilpres Terbaru: Anies Teratas, Ganjar & Puan Turun

Hasil survei IPO terbaru terkait tingkat elektabilitas tokoh yang dikaitkan Pilpres 2024 menyatakan Anies Baswedan berada di urutan teratas, mengungguli Ganjar Pranowo.

Menko Airlangga Beri Apresiasi ke TNI dan Polri, Ini Alasannya

Terkendalinya kasus Covid-19 di Indonesia tidak terlepas dari akselerasi vaksinasi yang dilakukan dengan melibatkan TNI dan Polri.

Survei IPO Terbaru: Kepuasan pada Kinerja Presiden Jokowi Kian Turun

Hasil survei Indonesia Political Opinion atau IPO menyebutkan kepuasaan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus mengalami penurunan.

Cek Ya! Lihat Komet Leonard Selama Desember Ini Tanpa Bantuan Alat

Komet C/2021 A1 atau dikenal dengan Komet Leonard akan kelihatan di Indonesia sepanjang Desember 2021.

Terungkap! Ini Modus Pasutri Buka Panti Pijat Plus-Plus di Tangerang

Polda Banten mengungkap sindikat prostitusi berkedok panti pijat yang dibuka pasutri dan sudah beroperasional selama 5 tahun di ruko Tangerang.

10 Berita Terpopuler: Harga Tanah-Rumah Colomadu Tinggi-Geger Siskaeee

Kabar harga tanah dan rumah tinggi, khususnya di Kecamatan Colomadu dan ulah Siskaeee di Bandara YIA menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Sabtu (4/12/2021).

Menolak Dikawal, Jenderal Hoegeng: Kalau Mau Mati Ya Mati

Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sempat memujinya dengan berkata,"Hanya ada 3 polisi jujur di negara ini yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng".