Ada 8 Aduan Kekerasan Anak Selama 4 Bulan di Sukoharjo

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SUKOHARJO — Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A) Sukoharjo menerima delapan aduan dari masyarakat ihwal kekerasan terhadap anak selama Januari-April 2018.

Aduan masyarakat itu didominasi pelanggaran hak anak yang dipicu perebutan hak asuh anak. Biasanya, saat orang tua resmi bercerai, mereka saling memperebutkan hak asuh anak. Hal ini membuktikan kesadaran masyarakat untuk memenuhi hak anak masih rendah.

Kendati bercerai, orang tua harus tetap menjamin hak dan pelayanan anak. “Ada delapan aduan masyarakat ihwal kekerasan terhadap anak. Sebagian kasus sudah ditangani. Namun, ada beberapa kasus yang penanganannya hingga sekarang belum rampung,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) DPPKBP3A Sukoharjo, Sunarto, saat berbincang dengan Solopos.com di Gedung Setda Sukoharjo, Jumat (27/4).

Sunarto meyakini masih banyak kasus serupa yang belum dilaporkan ke instansi terkait di Pemkab Sukoharjo. Apabila ada aduan masyarakat, Sunarto akan langsung mempelajari kasus kekerasan terhadap anak itu. Selanjutnya dia akan berkomunikasi dengan kedua orang tua agar tetap memberikan hak dan pelayanan anak.

Selain itu, ada beberapa kasus pelecehan seksual  terhadap anak. “Saya berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak [PPA] Satreskrim Polres Sukoharjo untuk merampungkan kasus itu. Ini sudah ranah hukum sehingga aparat kepolisian yang menyelesaikan,” ujar dia.

Sesuai UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak menyebutkan pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam upaya perlindungan anak. Salah satu upaya perlindungan anak adalah membangun kabupaten layak anak (KLA) yang terintegrasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Guna menyosialisasikan regulasi, Sunarto melakukan kegiatan safari pencegahan kekerasan terhadap anak di 12 kecamatan. “Tadi pagi [Jumat], saya mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di Kecamatan Baki. Kegiatan itu menyasar para guru jenjang pendidikan anak usia dini [PAUD] hingga SMA,” papar dia.

Sementara itu, seorang warga asal Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Susanti, mengatakan masyarakat belum memahami secara jelas hak dan pelayanan anak. Mereka juga tak memahami regulasi yang mengatur tentang perlindungan anak.

Karena itu, instansi terkait harus mengoptimalkan petugas penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB) untuk menyosialisasikan berbagai hal yang berkaitan erat dengan hak dan perlindungan anak.



Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.