Ada 5 Kasus Baru Covid-19 di Kota Madiun, 1 Pasien di Antaranya Meninggal Dunia
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, MADIUN -- Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengumumkan adanya tambahan lima kasus baru Covid-19 di wilayahnya. Salah satu pasien baru Covid-19 di Madiun itu meninggal dunia.

Pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 itu adalah seorang pria paruh baya dari Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Sebelumnya pasien berinisial SJ ini kerap keluar masuk rumah sakit karena penyakit degeneratif yang dideritanya.

Subakri mengatakan pasien berusia 53 tahun ini telah meninggal dunia dan dimakamkan di Kabupaten Madiun. Karena merupakan pasien positif, pemakaman pun menggunakan protokol Covid-19.

Sah! Gibran-Teguh VS Bajo Bersaing di Pilkada Solo 2020

“Pasien ini sejak tiga bulan lalu sering rawat inap di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya karena riwayat penyakit degeneratif. Pertengahan bulan ini pasien masuk ICU karena kondisi kesehatannya memburuk,” kata dia, Rabu (23/9/2020).

Setelah dilakukan uji usap dan hasilnya terkonfirmasi positif, pasien ini kemudian dipindah ke ruang isolasi. Namun, akhirnya pasien kasus nomor 120 ini meninggal dunia.

Seluruh kontak erat pasien sebanyak sebelas orang telah menjalani uji swab. Hasilnya ada satu orang yang positif yaitu seorang perempuan berusia 53 tahun berinisial SD. “SD ini bekerja di rumah SJ. Saat ini SD menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun dengan kondisi stabil,” jelas Subakri.

Selain dua pasien positif dari Demangan tersebut, ada kasus lainnya yakni seorang perempuan berusia 59 tahun dari Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo. Pasien kasus nomor 117 itu bekerja di Kabupaten Madiun.

Swab Massal

Di tempat kerjanya kemudian ada tes swab massal karena ada pasien terkonfirmasi positif di dekat lingkungan kantornya. Hasil uji usap keluar dan terkonfirmasi positif. Saat ini, pasien melakukan isolasi di rumah sakit tanpa keluhan.

Sedangkan kasus nomor 118 dan 119 merupakan warga Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo. Keduanya ber-KTP Sleman dan bekerja di Kota Madiun. Pasien nomor 118 merupakan seorang laki-laki berusia 55 tahun berinisial SK. Awal bulan lalu, SK ini sempat berobat jalan dan diantar oleh pasien nomor 119 berinisial EP di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Aksi Hitamkan Solo Batal, Danrem Warastratama: Kami Tetap Siaga!

“Setelah dari berobat itu muncul gejala batuk yang tidak kunjung sembuh. Beberapa hasi kemudian pasien ini pulang ke rumah di Ngawi. Dan berkontak erat dengan pembantunya. Ternyata pembantunya itu pernah bekerja untuk pasien konfirmasi di Ngawi,” kata Subakri. Saat ini, kedua pasien ini menjalani isolasi di rumah sakit di Kota Madiun.

Dengan adanya tambahan lima pasien konfirmasi ini, secara akumulasi kasus di Kota Madiun menjadi 121 orang. Selain itu ada penambahan pasien meninggal dunia satu orang, sehingga akumulasi pasien meninggal dunia ada lima orang. Sedangkan pasien sembuh ada 92 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom