Kategori: Nasional

Ada 2 Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Apa Saja?


Solopos.com/Nugroho Meidinata

Solopos.com, SOLO -- Bagaimana cara daftar vaksinasi Covid-19 yang dikhusukan untuk lansia?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada dua cara bagi lansia yang ingin mendaftar program vaksinasi ini.

Dua cara daftar vaksinasi Covid-19 yang dimaksud adalah melalui situs resmi Kementerian Kesehatan dan juga lewat instansi, organisasi kemasyarakatan maupun ormas.

Baca Juga: Hukum Menggunakan Alat Bantu Seks Saat Bercinta, Boleh?

“Pertama melalui website www.kemenkes.go.id, di bagian pengumuman bisa langsung melakukan pendaftaran. Untuk sasaran lansia, akan ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat mengenai jadwal vaksinasi. Kemudian mekanisme kedua adalah Kemenkes bekerja sama dengan instansi, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat. Pekan depan sebagian wilayah sudah bisa mulai vaksinasi ini,” jelas dia dalam rilis tertulisnya yang diterima Solopos.com pada Senin (22/2/2021).

Setelah mengetahui dua cara daftar vaksinasi itu, lansia harus memperhatikan prasyarat yang harus dipenuhi sebelum disuntik vaksin, khususnya untuk lansia yang memiliki komorbid.

Baca Juga:  Tetap Aman Menyusui Meski Ibu Positif Covid-19

“Lansia yang selama ini memiliki penyakit kronik seperti sakit jantung, kelainan darah, penyakit ginjal, diharapkan untuk kontrol dulu ke dokternya. Pastikan dokter memberikan keterangan layak vaksinasi. Kedua, lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti asma, hipertensi, gula darah, sebaiknya diobati terlebih dulu. Ketika sudah terkontrol dengan baik, baru bisa divaksinasi," beber dia.

70 Persen ke Jawa dan Bali

Lansia pun tak perlu ragu untuk dilakukan vaksinasi, karena pemerintah telah mendukung dengan ketersediaan dan distribusi vaksin 70 persen ke Jawa dan Bali.

“Ini perkembangan yang cukup baik dari pemerintah, program vaksinasi sudah masuk tahap kedua. Bio Farma terus mendukung program pemerintah dengan mendatangkan 25 juta dosis vaksin yang telah kami proses. Februari ini kita siap 7,5 juta dosis dan bulan Maret 2021 kita persiapkan sekitar 11,4 juta, sehingga tidak ada kendala dari ketersediaan produk," ungkap Juru Bicara Vaksinasi PT Bio Farma, Bambang Heriyanto.

Baca Juga: Deretan Artis Indonesia yang Dapat Predikat Pelakor dari Netizen

Sebagaimana diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah menerbitkan surat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Sinovac bagi golongan lansia.

Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak untuk menyukseskan program vaksinasi tahap kedua ini.

Baca Juga:  Harapan Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar untuk Ekonomi yang Lebih Baik

“Kita tentunya sama-sama menyukseskan program vaksinasi ini dan berharap masyarakat aktif mengikuti program vaksinasi ini. Prosesnya akan dilakukan secara bertahap, sehingga masyarakat perlu mengetahui tahapan-tahapan vaksinasi khususnya bagi kelompok lansia ini,” ucap Siti Nadia Tarmizi.

Share
Dipublikasikan oleh
Nugroho Meidinata