Tutup Iklan

Achmad Purnomo: Ubah Jam Kerja dan Sekolah Bisa Jadi Solusi Kemacetan

Akibat pembangunan fly over, sejumlah titik di Kota Solo mengalami kemacetan.

 Bakal calon wali kota Solo, Achmad Purnomo, tengah menanti giliran fit and propher test di Panti Marhaen, Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Sabtu (21/12/2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Bakal calon wali kota Solo, Achmad Purnomo, tengah menanti giliran fit and propher test di Panti Marhaen, Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Sabtu (21/12/2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Solopos.com, SOLO - Kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas menjadi pemandangan sehari-hari di sejumlah ruas jalan di Kota Solo beberapa pekan terakhir. Penyebabnya penutupan Bundaran Purwosari karena pembangunan fly over di kawasan tersebut.

Calon Wali Kota Solo dari PDIP, Achmad Purnomo, meminta warga Solo bersabar selama proses pembangunan FO Purwosari berlangsung. Sebab menurut dia kemacetan lalu lintas di Solo merupakan efek yang tidak bisa dihindari.

Terkuak! Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Sleman Tak Ikut Susur Sungai Tapi ke ATM

“Itu tak terhindarkan. Pemkot mengakui akibat pembangunan FO Purwosari kemacetan di mana-mana. Tapi itu setahun ini saja. Masyarakat harus bisa menghadapi, harus prihatin demi kemajuan kota ke depan,” ujar dia, Sabtu (22/2/2020) malam.

Berdasarkan kontrak kerja dengan rekanan, menurut Purnomo, pengerjaan FO Purwosari dijadwalkan tuntas pada 10 Desember 2020. Lebih jauh Purnomo mengakui perlu adanya solusi bersama untuk mengatasi kemacetan sementara akibat dari penutupan Bundaran Purwosari.

Sebab ruas jalan di Solo terbatas, sedangkan jumlah kendaraan terus bertambah. “Mungkin tindak kantor pakai angkutan umum untuk mengurangi kendaraan di jalan. Atau mengubah jam berangkat kerja untuk ASN Pemkot dan siswa,” kata dia.

Catatan Banjir Jakarta di Era Anies-Ahok-Jokowi, Mana yang Paling Parah?

Dengan begitu tidak akan terjadi penumpukan kendaraan di ruas-ruas jalan di Solo pada waktu bersamaan. Tidak hanya di jajaran instansi pemerintah, menurut Purnomo perusahaan swasta dinilai perlu untuk mempertimbangkan opsi tersebut.

“Jam berangkat kerja mungkin [bisa diatur agar] tidak bersamaan, seperti ASN Pemkot biasanya masuk pukul 07.00 WIB, jadi pukul 07.30 WIB. Mungkin anak-anak sekolah juga. Kalau swasta kami tentu hanya bisa sebatas imbauan,” urai dia.

Tapi diakui Purnomo opsi tersebut perlu dibicarakan lebih lanjut oleh pihak-pihak terkait. Di sisi lain Purnomo meminta jajaran Dishub, Satpol PP dan Satlantas Solo, untuk pro aktif siaga di ruas-ruas jalan yang berpotensi terjadi kemacetan.

Direlokasi Ke Eks Gedung Lawa, Begini Sikap Pelaku Usaha Pujasera Sukoharjo

“Saya minta Dishub, Satpol PP dan Satlantas selalu ada di simpul-simpul kemacetan untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat, mengantisipasi bila terjadi cekcok. Selain itu tentu perlu adanya rekayasa lalu lintas,” imbuh dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Hebat! Desa Sendang Terbaik Nasional soal Keterbukaan Informasi Publik

Desa Sendang, Wonogiri, menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa.

Ada Sekolah Langgar Prokes, Pemkot Solo Diminta Tak Sekadar Reaktif

Pemkot Solo diminta tidak hanya bersikap reaktif ketika ada sekolah melanggar prokes saat PTM namun juga melakukan pengawasan sistematis.

PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021.

PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

Sri Mulyani mengatakan sidak dilakukan oleh lima tim yang menyebar ke berbagai sekolah terutama yang menyelenggarakan PTM terbatas.

Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

Sapi yang memiliki masalah dalam sistem reproduksi akan diobati dan dipantau selama tiga pekan ke depan. 

Timbang Mangkrak, Pawartos Bikin Taman di Lahan Eks Terminal Kartasura

Masyarakat yang tergabung dalam Pawartos membangun taman dan pusat kuliner di lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang lama mangkrak.

RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Dalam Ranperda APBD 2022, struktur pendapatan daerah dalam APBD Boyolali tahun 2022 diestimasikan Rp2.278.633.677.000.

Kucing, Hewan Paling Banyak Divaksin Rabies di Wonogiri

Vaksin rabies untuk hewan peliharaan ini digelar sebagai tindakan preventif dan mempertahankan status Jawa Tengah yang bebas rabies.

Baru 40-An Pelaku Usaha Ajukan QR Code PeduliLindungi lewat Pemkot Solo

Jumlah pelaku usaha yang mendaftar pengajuan QR Code PeduliLindungi melalui Dinas Pariwisata Solo masih minim, baru 40-an.

KPA Sragen Gelar Tes HIV di Gunung Kemukus Sasar Pekerja Hiburan

Pemkab Sragen kini punya alat khusus untuk memindai sidik jari warga jika menemui kelompok rentan HIV/AIDS yang tidak memiliki KTP.

Tol Solo-Jogja Lewati Saluran Irigasi, Petani Minta Air Tak Terganggu

Apa pun rekayasa yang dilakukan pelaksana proyek strategis nasional tersebut, petani meminta agar sawah mereka tetap mendapatkan suplai air.