Accor Hotels Solo dan YPAC Prof. Dr. Soeharso Gelar Cooking Class

Dalam rangka program Diversity and Inclusion Week 2022,  Accor Hotels di Solo bekerja sama dengan YPAC Profesor Dr. Soeharso Solo mengadakan kegiatan Cooking Class.

 YPAC Prof Dr.Soeharso Solo melakukan kegiatan menghias donat bersama Accor Solo. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - YPAC Prof Dr.Soeharso Solo melakukan kegiatan menghias donat bersama Accor Solo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO-Dalam rangka program Diversity and Inclusion Week 2022Accor Hotels di Solo bekerja sama dengan YPAC Prof. Dr. Soeharso Solo mengadakan kegiatan Cooking Class menghias donat. Kegiatan ini didukung  oleh bahan bahan yang premium dengan kualitas terbaik dan aman (gluten free) untuk dikonsumsi peserta cooking class.

Bukan hanya itu, para peserta juga dimanjakan dengan Mocies ( Mocaf Cookies ) yang aman untuk dikonsumsi dan tentunya dengan citra rasa terbaik. Memiliki keterbatasan fisik bukan penghalang untuk seseorang meraih masa depannya. serta tidak untuk menutup diri atas bakat dan kemampuannya.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

The Royal Surakarta Heritage Solo, Novotel Solo dan Ibis Solo, yang tergabung dalam Accor Hotels Solo, ramah disabilitas merangkul para disabilitas dari YPAC Prof. Dr. Soeharso untuk tetap optimis dalam menggapai mimpinya walau pun dengan fisik yang terbatas.

Baca Juga: HOTEL DI SOLO : Accor Hotels Hadirkan Tour Sepeda

“Donatnya enak , sering sering ya tante bikin acara kayak gini,”  ujar Rizki salah satu peserta Cooking Class dikutip dari siaran pers yang diterima Solopos.com pada Kamis (7/7/2022).

Pada kegiatan ini juga di isi dengan penyerahan bingkisan yang berisikan Mocies ( Mocaf Cookies ), Krayon, Beberapa buku mewarnai dan Buku gambar.

Baca Juga: AGENDA HOTEL : Novotel & Ibis Solo Adakan Pendonoran Darah

“Kebahagiaan itu milik semua orang, Beberapa orang yang mempunyai keterbatasan untuk mengkonsumsi makanan tertentu, Kita dengan senang hati menyajikan makanan [gluten free] dengan kualitas terbaik dan premium.” ujar General Manager The Royal Surakarta Heritage Solo, Novotel Solo dan Ibis Solo, Toat Edi Wijaya.

Baca Juga: Meriahkan Ramadan, Accor Hotels Beri Penawaran Spesial Berhadiah Umrah

“Semangat untuk mencari bahan pengganti gandum yang tidak di produksi di Indonesia dengan singkong produksi asli dari Indonesia, Dengan harapan bisa mengubah kebiasaan untuk menjadi Indonesia Mandiri, Dan seluruh produksi kegiatan hari ini menggunakan produk local UMKM,” jelas General Manager The Royal Surakarta Heritage Solo, Novotel Solo dan Ibis Solo, Toat Edi Wijaya.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      + PLUS Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      Sinergi yang kuat dan komunikasi efektif menjadi unsur penting dalam upaya mempercepat diseminasi informasi melalui kanal milik instansi pemerintah untuk menghadapi ancaman krisis pangan.

      Berita Terkini

      Pajak Balik Nama Mobil dan Motor Bekas akan Dihapus? Ini Penjelasannya

      Pemerintah mematangkan aturan penghapusan bea balik nama kendaraan atas kendaraan bekas karena sejumlah alasan.

      Cetak Talenta Unggul, BRI Hadirkan BRILiaN Young Leader Indonesia

      BRI terus berkomitmen mewujudkan visi sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia di mana salah satu enabler-nya adalah Home to The Best Talent.

      Pemegang Paspor RI Ditolak Jerman, Begini Solusi Kantor Imigrasi

      Direktorat Jenderal Imigrasi terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta guna mendapatkan penyelesaian.

      Nadiem Makarim dan Gojek Lolos dari Gugatan Rp24,9 Triliun

      Gojek dan Nadiem Makarim lolos gugatan senilai triliunan rupiah terkait tuduhan menjiplak model bisnis. 

      Hyundai Stargazer Hadir di Soloraya, Ini Daftar Harganya

      Hyundai Stargazer kini resmi hadir di Soloraya, tepatnya di Hyundai Solo Baru. Produk tersebut hadir dengan empat varian dengan harga OTR Soloraya mulai dari Rp246.300.000.

      Bertekad Atasi Kemiskinan, Ini Strategi Bupati Blora

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya memerangi angka kemiskinan di wilayah tersebut. Salah satunya dengan menggandeng kalangan akademisi.

      Sulit Tergantikan Mesin, Potensi Profesi Akuntan Masih Terbuka Lebar

      Profesi akuntan disebut masih banyak dibutuhkan di Indonesia, terlebih dengan berkembangnya dunia bisnis saat ini.

      Beda Emas Batangan dan Emas Perhiasan untuk Investasi, Cek Yuk!

       Sama-sama bisa menjadi instrumen atau alat investasi, emas batangan dan emas perhiasan memiliki perbedaan yang perlu diketahui.

      Cek Syarat dan Cara Dapatkan Rp10 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

      elalui salah satu layanan BPJS Ketenagakerjaan yakni Program Jaminan Hari Tua (JHT), masyarakat dapat mencairkan dana hingga Rp10 juta. 

      Harga Mi Instan Disebut akan Naik, Bagaimana Nasib Warmindo?

      Kabar naiknya harga mi saat ini menjadi topik pembicaraan hangat di Indonesia. Lantas bagaimana dampaknya atau nasib warmindo akibat naiknya harga mi instan?

      Ekonom UGM Usulkan Harga Pertalite Naik dan Harga Pertamax Turun

      Menaikkan harga Pertalite dan menurunkan harga Pertamax merupakan langkah untuk mencegah disparitas harga yang terlalu tinggi.

      Indomie akan Kembangkan Mi Instan Sorgum Pengganti Gandum, Efektifkah?

      Indofood mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian dalam mengantisipasi krisis pangan global dengan mencari alternatif bahan baku lokal seperti sorgum.

      OJK: Investor Ritel Capai 9,1 Juta, Mayoritas Milenial

      OJK senantiasa mendukung berbagai inisiatif Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi di dalam negeri.

      Pengusaha Minta Kemendag Hukum Importir Baju Bekas, Ini Alasannya

      Sekretaris Jenderal APSyFI Redma Gita Wirawasta menilai saat ini penegakan hukum terhadap impor pakaian bekas ilegal masih lemah.

      Penjual Thrift Pastikan Produk Mereka Bersih dan Tak Bakal Rugikan IKM

      pelaku usaha thrift di Soloraya menjamin baju yang dijual sudah bersih dan di laundry.