Tutup Iklan

Acara Wisuda dengan Prokes Ketat, Stikes Estu Utomo Lepas 132 Wisudawan

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Estu Utomo Boyolali melaksanakan wisuda 132 mahasiswa di Hallroom Lorin Hotel, Karanganyar, Rabu (6/10/2021).

 
Stikes Estu Utomo Boyolali melaksanakan wisuda 132 mahasiswa di Hallroom Lorin Hotel, Karanganyar, Rabu (6/10/2021) dengan protokol kesehatan. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Stikes Estu Utomo Boyolali melaksanakan wisuda 132 mahasiswa di Hallroom Lorin Hotel, Karanganyar, Rabu (6/10/2021) dengan protokol kesehatan. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Estu Utomo Boyolali melaksanakan wisuda 132 mahasiswa di Hallroom Lorin Hotel, Karanganyar, Rabu (6/10/2021) dengan protokol kesehatan ketat.

Wisuda merupakan tanda kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa studi dan momen berharga bagi mahasiswa, tak terkecuali bagi mahasiswa Stikes Estu Utomo.

Dengan rasa bangga dan bahagia, mahasiwa Stikes Estu Utomo yang diwisuda memakai toga, melangkahkan kaki untuk menerima ijazah dan transkrip nilai yang telah mereka perjuangkan selama masa studi.

Pada pelaksanaan kali ini, wisudawan Stikes Estu Utomo berasal dari 3 program studi dengan jumlah total sebanyak 132 wisudawan, yang terdiri atas 14 wisudawan Prodi DIII Kebidanan, 64 wisudawan Prodi S1 Keperawatan, dan 54 wisudawan Prodi S1 Kebidanan.

Baca Juga: Round Up Klaster Covid-19 PTM Solo, Pukulan Berat di Tengah Pelonggaran

Wisudawan Terbaik

Ketua Stikes Estu Utomo, Sri Handayani, S.SiT.,M.Kes. menyampaikan acara wisuda ini dilaksanakan dengan tujuan melepas lulusan yang telah menempuh pendidikan di Stikes Estu Utomo.

“Dengan harapan para lulusan bisa mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sesuai bidang yang ditekuni keperawatan dan kebidanan lengkap dengan softskill yang telah didapat selama belajar di Stikes Estu utomo, yaitu excellent, uniq and the best,” ujar Sri Handayani dalam rilis yang diterima Solopos.com, Rabu (20/10/2021).

Dijelaskan, wisudawan Prodi DIII Kebidanan terbaik I adalah Ayunda Suciati, A.Md.Keb. dengan IPK 3,76, terbaik II adalah Nita Wahyu Isnaini, A.Md.Keb dengan IPK 3,68 dan terbaik III adalah Eka Yuliyanti, A.Md.Keb dengan IPK 3,62.

Baca Juga: Terbaik Se-Soloraya, Pemkot Solo Raih Penghargaan WTP Kali Ke-11

Sedangkan wisudawan Prodi Sarjana Keperawatan terbaik I adalah Indah Sari, S.Kep. dengan IPK 3,92, terbaik II adalah Sri Haryani, S.Kep. dengan IPK 3,87 dan Idha Widayanti, S.Kep. dengan IPK 3,74.

Semantara wisudawan Prodi Sarjana Kebidanan terbaik I adalah Shafira Kaesa Siska Hapsari, S.Keb dengan IPK 3,93, terbaik II adalah Dewi Yuliana Ningrom, S.Keb. dengan IPK 3,82 dan terbaik III Silviatul Amalia, S.Keb dengan IPK 3,81.

“Selamat, lanjutkan baktimu kepada orang tua, bahagiakan mereka dengan segera bekerja, tetap belajar, belajar dan belajar,” ungkap Suhariyanto, SE.,MM.,MBA, wakil dari yayasan Estu Utomo.


Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Semester Genap Dimulai 20 Desember, Siswa Karanganyar Tak Libur Nataru

Disdikbud Karanganyar memastikan pembelajaran siswa untuk semester genap dimulai 20 Desember 2021. Sistem pembelajarannya akan dilakukan secara daring alias pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wahana Baru Wisata Batu Putih Bayat Klaten Ditarik Lagi ke Gudang

Saat ini rata-rata pengunjung Wisata Batu Putih per hari hanya 50 orang.

Jembatan Terpanjang se-Jateng untuk Mendukung Agropolitan Miri Sragen

Kehadiran jembatan penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri, Sragen, bakal memudahkan mobilitas warganya yang selama ini harus melintasi wilayah Boyolali untuk bisa ke Sragen kota.

Waktu Pembangunan Fisik Jembatan Terpanjang se-Jateng Belum Pasti

Besarnya anggaran pembangunan jembatan terpanjang se-Jatenng membuat Pemkab Sragen harus mencari dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi.

Sragen Bakal Punya Jembatan Terpanjang di Jateng, Kini Pembebasan Lahan

Pemkab Sragen akan membangun jembatan terpanjang di Jawa Tengah penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri. Tahun ini baru memasuki tahap pembebasan lahan.

Ada MCK Kuno Era Mangkunagoro VII di Kestalan Solo, Begini Sejarahnya

Ponten atau MCK kuno di pinggir Kali Pepe, Kestalan, Solo, yang merupakan peninggalan era Mangkunagoro VII terlihat megah dengan arsitektur gaya Eropa.

119 ODHA Karanganyar Putus Pengobatan

Dinkes Karanganyar menyebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pengobatannya belum tuntas sangat berisiko menularkan virus kepada orang lain.

LPQ Al-Amin Denokan Sukoharjo Kenalkan Lingkungan Anak lewat Outbound

Kegitan ini untuk mengenal lingkungan sekitar, meningkatkan interaksi sesama santri, dan membangun hubungan antara pendidik dan santri.

Seleksi Perangkat Desa Wonogiri, Sekolah Sediakan Komputer Cadangan

CAT serentak untuk pengisian perangkat desa di Wonogiri bakal digelar di 54 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan.

WCC Solo Jadi Wadah Terbesar Pesepeda Wanita Soloraya

Women's Cycling Community (WCC) menjadi wadah terbesar pesepeda wanita Soloraya.

Pemkab Sragen Gulirkan Sekolah Unggulan di Saat Ada SD Ambruk

Bupati Sragen mengakum belum meninjau langsung sekolah yang atapnya ambruk. Ia meminta Disdikbud Sragen untuk memetakan kondisi sekolah yang rusak.

Bakul Tengkleng di Solo Baru Viral Karena Ngepruk Harga, Ini Lokasinya

Warung kaki lima yang menjual tengkleng di Gogrol, Solo Baru, Sukoharjo, mendadak viral karena mematok harga yang dianggap tidak masuk akal kepada pembeli.

Kasus Covid-19 pada Ibu Hamil di Karanganyar Tinggi

Dari 5.356 ibu hamil di Karanganyar, sebanyak 263 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Sementara angka kematian ibu hamil tahun ini meningkat dua kali lipat ketimbang sathu lalu.

Tak Hanya Diancam, Korban Pencurian Motor di Baki Juga Dimintai Tebusan

Korban pencurian sepeda motor di Baki, Sukoharjo, tak hanya diancam tapi juga diminta uang tebusan oleh orang tak dikenal setelah mengunggah kejadian pencurian itu di media sosial.

Ngantuk, Mobil Jasa Ekspedisi Tabrak Pagar Jembatan di Gondang Sragen

Pengemudi mobil jasa ekspedisi Si Cepat diduga mengantuk saat terjadi kecelakaan di Desa Bumiaji, Kecamatan Godang, Sragen. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.