Abu Kremasi Kakek Dijadikan Taburan Kue, 2 Gadis AS Bikin Heboh
Ilustrasi kue kering. (Reuters)

Solopos.com, LOS ANGELES — Kisah unik sekaligus mengerikan diciptakan dua gadis yang bersekolah di Akademi Da Vinci Charter, California, Amerika Serikat (AS). Kedua gadis yang tak disebutkan identitasnya itu mengaku memanfaatkan abu kremasi kakek mereka sebagai taburan kue yang kemudian dibagikan kepada teman-teman sekolah mereka.

Dilaporkan Mashable.com, Kamis (18/10/2018), kejadian itu bermula kala dua gadis membawa beberapa kue ke sekolah, 4 Oktober 2018 silam. Pada awalnya, ia menaburkan sesuatu seperti gula halus ke kue yang mereka bawa dan membagikannya kepada teman-teman mereka.

Salah satu siswa yang juga memakan kue tersebut mengaku sempat bertanya tentang sesuatu yang ditaburkan di atas kue. Kedua gadis tersebut lantas mengaku menaburkan abu kremasi milik kakeknya sebagai pelengkap kue.

Kisah unik yang lantas viral itu kemudian memicu polisi setempat utnuk melakukan penyelidikan terhadap kue yang sempat dibagikan kepada beberapa siswa di Akademi Da Vinci Charter, California itu. Meski akan melakukan penyelidikan, polisi tak akan menangkap dua gadis yang mengaku telah menggunakan abu kremasi kakek mereka untuk taburan kue.

Di sisi lain, kepala Akademi Da Vinci Charter menegaskan kesehatan para siswa yang mengonsumsi kue tersebut tak terganggu. Terlebih, pengakuan kedua gadis yang menaburkan abu kremasi pada kue belum terbukti.

Kepala Akademi Da Vinci Charter juga meminta maaf kepada para orang tua siswa karena kisah unik sekaligus mengerikan itu telah menyebar luas sampai polisi turut menyeldikinya. "Kami menyesal kisah ini telah diangkat oleh media," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/10/2018).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom