SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta–Abu Jibril dituding telah menyebarkan ajaran sesat di Masjid Al Munawwaroh, Pamulang, Tangerang, Banten. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) pun akan menggelar tabligh akbar.

“Kami akan lakukan tabligh akbar karena di Pamulang ada habib palsu. Sekarang ini ada seseorang yang kabarnya habib palsu menuduh Abu Jibril sebagai pembawa faham sesat,” kata Ketua MMI Irfan S Awwas di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (27/8).

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Tabligh akbar itu digelar karena terkait adanya Habib palsu yang memfitnah Abu Jibril. Habib itu pun (diduga habi Abdurrahman Assegaf) akan diberi somasi.

“Kami tantang untuk debat terbuka atau kita bawa ke pengadilan. Insya Allah ini akan kami lanjutkan dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, MMI akan menuntut siapa saja orang yang menstigma bahwa terorisme itu adalah Islam. MMI akan mengajak orang-orang tersebut debat secara terbuka.

“Kadensus mengatakan dipersilakan siapa saja bagi mantan intel atau polisi yang menstigma terorisme dengan jihad pemahaman Islam, dipersilakan untuk menuntut secara hukum. Kami akan lakukan itu,” katanya.

Menurut Irfan, banyak eks intel yang berbicara melalui media massa bahwa akar terorisme adalah pemahaman agama. Orang-orang tersebut seperti Mantan Ketua BIN Hendropriyono, Mantan Kadensus Brigjen (purn) Suryadharma, Kepala Desk Antiteror Menkopolhukam Ansyad Mbai, dan staf ahli Kapolri Anton Tabah.

“MMI akan lakukan tuntutan serta debat terbuka kepada mereka,” ujarnya.
 
dtc/tya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya