ABAD KEJAYAAN ANTV : Senjata Makan Tuan Ibrahim

ABAD KEJAYAAN ANTV : Senjata Makan Tuan Ibrahim

SOLOPOS.COM - Okan Yalabik memerankan Ibrahim Pasha (Youtube.com)

Abad Kejayaan ANTV malam ini berkisah tentang kekalahan Ibrahim melawan Hurrem.

Solopos.com, SOLO – Serial televisi Abad Kejayaan ANTV, Rabu (27/5/2015) malam ini, berlanjut dengan semua orang bergembira menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Taslicali Yahya menceritakan kejadian yang menimpa Pangeran Mustafa di Manisa.

Di Manisa, Mustafa berada di kamar Mahidevran. Mereka bersyukur bisa melewati masa sulit. Mahidevran sangat berterimakasih kepada Diana dan memberi penghargaan untuknya. Diana sangat senang mendapat kepercayaan dari Mahidevran.

Hurrem datang menemui Ibrahim di kantornya. Sorot matanya begitu tegang dan ketakutan saat dirinya melihat Ibrahim. Melihat ketakutan Hurrem, Ibrahim tersenyum. Ibrahim meminta penjaga membawa Gulizar dari penjara.

Ibrahim berkata kepada Hurrem bahwa wanita tersebut telah mencoba membunuh Pangeran Mustafa, tapi dia tidak berhasil. Ibrahim akan memberitahukan kepada baginda mengenai masalah tersebut. Hurrem hanya bisa terdiam. Hurrem memperingatkan kepada Ibrahim agar berhati-hati jika tak ingin terkena perangkapnya sendiri.

Hurrem menceritakan apa yang dikatakan Ibrahim kepada Sumbul. Hurrem meminta Sumbul menemui Rustem Aga agar mencari jalan keluar. Sumbul menemui Rustem di rumahnya, Rustem berjanji bakal menggagalkan rencana Ibrahim.

Rustem Aga membawa ibu Gulizar, ia mengancam Gulizar agar tak buka mulut di depan baginda. Gulizar sangat takut jika terjadi sesuatu kepada ibunya. Di depan baginda, Gulizar tutup mulut. Ia mengatakan Behram Efendi yang bertanggung jawab atas semua ini.

Ibrahim terkejut mendengar kebohongan Gulizar. Baginda meminta Ibrahim menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Baginda terus mendesak Ibrahim agar mau mengatakan yang sesungguhnya. Ibrahim akhirnya angkat suara, ia mengatakan Hurrem yang seharusnya bertanggung jawab atas semua yang terjadi.

Baginda terkejut dan membentak Ibrahim. Gulizar tiba-tiba berlari dan menjatuhkan dirinya dari ketinggian dan meninggal seketika. Baginda tak lagi mempercayai Ibrahim. Mengetahui kemenangannya, Hurrem pun puas.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Embung Manajar Selo Boyolali Siap Sambut Pengunjung

Objek wisata Embung Manajar di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, bersiap menyambut pengunjung.

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.