ABAD KEJAYAAN ANTV : Hurrem Jebak Ibrahim Menemui Nigar

ABAD KEJAYAAN ANTV : Hurrem Jebak Ibrahim Menemui Nigar

SOLOPOS.COM - Ibrahim Pasha dan Nigar Kalfa (Izlevideo.net)

Abad Kejayaan Antv berlanjut dengan upaya penjebakan Ibrahim menemui Nigar.

Solopos.com, SOLO – Serial Abad Kejayaan Antv, Minggu (17/5/2015) malam ini, berlanjut dengan rencana buruk Hurrem kepada Firuze. Menyadari dijebak oleh Hurrem, Afife dan Khadijah langsung menemui Hurrem di kamarnya.

Hurrem mengatakan kepada Firuze bahwa ia bisa mengendalikan nasibnya. Hurrem berkata apabila ia kehilangan cinta Baginda, maka ia akan meminum racun yang mematikan. Hurrem bertanya kepada Firuze, apakah dirinya akan melakukan hal yang sama?

Rasa cintanya kepada baginda membuat Firuze mengatakan dirinya bisa melakukan apapun demi baginda. Hurrem pun memperlihatkan kepada Firuze botol berisi racun. Mereka membuat sebuah kesepakatan, siapapun yang kalah dalam persaingan memperebutkan baginda harus meminum racun.

Elena dibawa menemui Mustafa. Mahidevran sempat khawatir dengan Elena yang mungkin saja mata-mata Hurrem. Tapi Fidan memastikan bahwa Elena bukanlah mata-mata Hurrem.

Firuze meminta Kiraz Aga untuk mempertemukannya dengan baginda. Kiraz Aga mengingatkan bahwa Kamis malam adalah waktunya baginda bersama dengan istrinya. Firuze justru teringat pada perkataan Khadijah bahwa dirinya berhasil menaklukkan hati baginda pada Kamis malam.

Hurrem mengatakan kepada Khadijah Ibrahim akan menemui Nigar. Khadijah tak percaya dengan perkataan Hurrem, tapi Hurrem menantangnya untuk melihatnya sendiri. Sebelumnya, Ibrahim dijebak Hurrem. Ibrahim datang menemui Nigar Kalfa setelah dijebak Hurrem. Saat bertemu Ibrahim, Nigar marah karena Ibrahim menelantarkan anaknya.

Berita Terkait

Berita Terkini

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.