ABAD KEJAYAAN ANTV : Eksekusi Mati Ibrahim Pasa

ABAD KEJAYAAN ANTV : Eksekusi Mati Ibrahim Pasa

SOLOPOS.COM - Mustafa dalam Muhtesem Yuzyil atau Abad Kejayaan ANTV (Onedio.com)

Abad Kejayaan ANTV malam ini berlanjut dengan kisah pilu Ibrahim Pasa yang harus meregang nyawa di tempat eksekusi.

Solopos.com, SOLO – Serial Turki Abad Kejayaan ANTV, Jumat (29/5/2015) malam ini, berkisah tentang keraguan Baginda menghukum mati Ibrahim atas segala kesalahan yang diperbuatnya. Baginda sangat sedih dengan rencananya mengeksekusi sahabatnya itu.

Di ruangannya, Ibrahim menggambar sebuah kapal. Ia teringat masa kecilnya yang dibawa ke rumah seorang wanita kaya lantaran kagum dengan biola yang dimainkannya. Baginda datang menemui Ibrahim dan melihat gambar kapal Ibrahim, tapi baginda tak melihat Ibrahim di kamarnya.

Hurrem datang menemui Klara yang saat itu sakit. Hurrem mengetahui dari dokter jika Klara tengah hamil anak Mehmet. Hurrem marah besar karena anak-anaknya tak ada yang memberitahukannya.

Ibrahim kembali ke ruangannya dan melihat baginda melihat biolanya. Baginda meminta Ibrahim bermain biolanya lantaran ia merasa sudah lama tak mendengar Ibrahim bermain biola untuknya. Baginda teringat masa lalunya bersama Ibrahim. Persahabatannya yang erat bersama Ibrahim membuatnya berat memberikan eksekusi kepada Ibrahim. Selesai bermain biola, Ibrahim mengundang baginda untuk pergi ke Manisa untuk bernostalgia masa lalu.

Mehmet mendapat kabar bahwa Klara diusir dari istana oleh ibunya. Mehmet menemui Mihrima untuk bertanggung jawab atas semua yang terjadi.

Baginda masih terikat dengan sumpahnya di masa lalu yang pernah mengatakan dirinya tak akan mengeksekusi Ibrahim. Tapi, hakim sudah punya solusinya agar baginda bisa mengeksekusi Ibrahim tanpa harus melanggar sumpahnya, yakni dengan mengeksekusi saat orang tersebut dalam keadaan tidur.

Ibrahim tengah bahagia bersama Khadijah, Ibrahim tersenyum melihat istrinya berusaha memainkan biolanya. Ibrahim dan Khadijah sangat menikmati kebersamaan dengan bercerita dan bercanda bersama.

Baginda pergi dengan kudanya. Sesampainya di sebuah pantai, baginda teringat kesombongan Ibrahim, pengkhianatan yang ia lakukan kepada adiknya, serta kata-kata Hurrem tentang Ibrahim menemui Mustafa untuk menggulingkannya. Baginda pun memberitahu keputusannya untuk mengeksekusi Ibrahim kepada Ayaz Pasa.

Ibrahim membaca buku di kamarnya hingga tertidur. Baginda tak bisa tidur di kamarnya, ia terus memikirkan keadaan Ibrahim. Sementara algojo melalui lorong istana membawa tali, siap untuk mengeksekusi Ibrahim.

Algojo memasuki kamar Ibrahim. Saat itu terlihat Ibrahim tengah tertidur nyenyak, ia bahkan tak menyadari algojo telah memasuki kamarnya. Ibrahim mencoba melawan, tetapi algojo mencekik leher Ibrahim. Baginda terbangun dan meneriakkan nama Ibrahim. Tepat saat itu Ibrahim mengembuskan napas terakhirnya. Ibrahim pun meninggal dunia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kesan Penumpang Perahu Hias di Rawa Jombor Klaten: Seperti Naik Kapal Titanic

Naik perahu hias alias perahu tradisional di Rawa Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten, dinilai memiliki sensasi tersendiri. Para pengunjung pun antusias.

Atta-Aurel Ikut Yoga Kamasutra, Ini Efeknya untuk Kesuburan Pasutri

Yoga kamasutra juga bisa mempererat hubungan suami istri.

Serangan Udara Israel Berlanjut di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel terus menggempur berbagai lokasi di Jalur Gaza, Palestina, pada Kamis (13/5/2021).

Mitos Kekinian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Solopos Institute.

Harga Tiket Tidak Naik Saat Lebaran, Jumlah Penumpang Perahu Tradisional Rawa Jombor Membludak

Jumlah penumpang wisata perahu hias di Rawa Jombor Klaten mulai membludak saat memasuki Lebaran 2021, Kamis (13/5/2021) sore WIB.

KorbanTewas Akibat Serangan Israel di Gaza Meningkat Jadi 83

Korban tewas akibat serangan Israel secara total menjadi 83 orang.

Khutbah Salat Id di Wonogiri: Perkuat Jiwa Sosial dan Rasa Persaudaraan

Semua orang harus memperkuat jiwa sosial dan rasa persaudaraan  dalam situasi serba sulit akibat dampak wabah Covid-19 ini. Manusia harus sabar menghadapi ujian Tuhan ini. Demikian pesan khatib Salat Idulfitri di Masjid Agung At Taqwa Wonogiri, Subadi, Kamis (13/5/2021).

Petugas Kebersihan Bekerja Bergilir Saat Lebaran

Para petugas kebersihan terlebih dahulu menunaikan Salat Idulfitri di rumah. Seusai salat, mereka harus kembali bekerja secara bergilir.

Terungkap! Ini yang Dilakukan Wabup Wonogiri Saat Libur Lebaran

Wakil Bupati atau Wabup Wonogiri, Setyo Sukarno, memiliki sejumlah kegiatan untuk mengisi waktu luang selama libur Lebaran, Kamis (13/5/2021) ini.

Penjual Bunga Tabur di Sonolayu Boyolali Sepi Pembeli

para penjual bunga tabur ini berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu.

Masyarakat Harus Tetap Taat Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond melalui Kasatlantas AKP Yuli Anggraeni meminta masyarakat selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil.

Idulfitri, Narapidana Rutan Solo Sungkem Lewat Daring

Pandemi virus corona yang belum berakhir, membuat para WBP Rutan Solo tak bisa bertatap muka langsung dalam besukan keluarga dalam Hari Raya Idulfitri.