91.000 Warga Klaten Tak Akan Terima Lagi Bantuan Pangan Provinsi dan Bansos Sembako
Ilustrasi bantuan sembako. (Antara)

Solopos.com, KLATEN – Penyaluran bantuan pangan dari Pemprov Jateng dan jaring pengaman sosial bantuan sosial (JPS Bansos) sembako tak diperpanjang mulai Januari 2021.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Klaten, M. Nasir, mengatakan tak diperpanjangnya program bantuan pangan masyarakat terdampak Covid-19 dari Pemprov Jateng berdasarkan surat pemberitahuan dari Dinas Sosial Jateng.

“Menindaklanjuti dari provinsi itu, untuk kabupaten juga tidak dilanjutkan pada 2021. Kami sudah menindaklanjuti dengan bersurat ke camat-camat,” kata Nasir saat dihubungi Solopos.com, Rabu (20/1/2021).

Kabar Duka, Lima Nakes di Klaten Meninggal Karena Covid-19, Ada Dokter Spesialis

Jumlah penerima bantuan pangan provinsi sebelumnya sekitar 31.000 penerima. Sementara, jumlah penerima JPS bansos sembako dari kabupaten sekitar 60.000 penerima.

Sementara itu, program bantuan dari pemerintah pusat tetap berjalan. Program itu seperti bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan langsung tunai (BLT). “BST masih ada. Termasuk BLT menggunakan dana desa masih ada dan ditangani melalui Dispermasdes. Bantuan yang reguler seperti BPNT dan PKH tetap berjalan,” urai dia.

Nasir berharap BST dan BLT benar-benar dimanfaatkan dan diberikan kepada warga yang masuk kriteria penerima. “Saya berharap dengan tidak adanya bantuan sosial provinsi dan kabupaten, BLT dana desa benar-benar bisa dipilah dan dipilih ke penerima yang benar-benar sesuai kriteria,” ungkap dia.

Tambah Lagi! 10 Orang di Klaten Meninggal Karena Covid-19

Soal program bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19, Nasir mengatakan tetap ada program jaring pengaman ekonomi. Hanya, Dinsos P3AKB tak menangani program tersebut. “Jaring pengaman ekonomi yang menangani di Bagian Perekonomian, Disnaker, dan Disdagkop dan UKM,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom