9 Pemadat Ditangkap di Pekalongan, Pengedar Juga?

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, PEKALONGAN — Jajaran Polres Pekalongan Kota meringkus sembilan tersangka pengguna narkotika dan obat-obat berbahaya lainnya (narkoba) di lokasi dan waktu yang berbeda melalui operasi Antik Candi 2019. Polisi menduh mereka juga bertindak sebagai pengedar barang haram itu.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (26/8/2019), mengatakan bahwa kesembilan tersangka tersebut terjerat kasus kepemilikan sabu-sabu dengan barang bukti 5,43 gram, ganja 21,28 gram, dan obat psikotropika delapan butir Alprazolam. Operasi Antik Candi itu digelar mulai 31 Juli hingga 25 Agustus 2019.

“Para tersangka hanya mengaku sebagai pemakai, namun hal yang sebenarnya mereka juga sebagai pengedar narkoba. Sebagai tersangka juga merupakan residivis dengan kasus yang sama,” katanya.

kesembilan tersangka tersebut adalah Thomas Priyanto, 28, warga Lubuk Linggau, Palembang, Ari Yulian, 34, warga Kota Pekalongan, Pawang Kindangin, 29, wrga Kabupaten Pekalongan, Guntur Galista, 20, warga Kabupaten Batang, Ikhsan, 38, warga Kota Pekalongan, M. Taufik, 40, warga Kota Pekalongan, Tachlis alias Bendot, 26, warga Kabupaten Pekalongan, Aditya Ferry, 33, warga Kota Pekalongan, dan Ikbaliak, 23, warga Kota Pekalongan. Dua dari sembilan tersangka itu sudah menjadi target operasi (TO) oleh polisi tetapi mereka tertangkap saat digelar operasi Antik Candi 2019.

“Kami tidak akan main-main dengan kasus narkoba. Oleh karena, bagi pelaku yang tertangkap akan kami tindak tegas dengan ancaman hukuman sesuai dengan undang-undang,” katanya saat tampil dalam konferensi pers di Mapolres Pekalongan.

Para pemadat yang ditangkap oleh polisi itu sebagian besar mengaku sebagai pengguna meski hal yang sebenarnya mereka diduga sebagai pengedar. Modus operandi mereka, paparnya, para pelakumemanfaatkan media jejaring sosial Facebook, saluran komunikasi berbasis Internat lainnya, dan travel.

“Oleh karena, kami berharap masyarakat ikut membantu polisi untuk mengungkap kasus peredaran narkoba dengan memberikan informasi apabila mencurigai adanya peredaran narkoba. Kejahatan narkoba akan berdampak luar biasa bagi generasi muda, sehingga kami berharap pada masyarakat ikut membantu polisi,” katanya.

Ia menambahkan para tersangka ini akan dijerat Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 114 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Sirkuit Internasional di Bintan Batam Dimulai dari Sekarang

Sirkuit kelas internasional di Bintan, Batam, bakal dibangun dan ditarget selesai tahun 2023.

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

Smartphone Sadis, Sony Xperia Pro-I Seharga Rp25 Jutaan Dirilis

Sony Xperia Pro-I resmi diluncurkan dibanderol $1.799,99.

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Nekat Goda Pacar Orang, Pria di Sidoarjo Jawa Timur Tewas Dikeroyok

Nekat goda pacar orang, seorang pemuda meninggal setelah menjadi korban pengeroyokan di kawasan GOR Sidoarjo, Jawa Timur.

Jumlah Subscriber Atta Halilintar Naik Pesat, Ini Kuncinya

Meski mengaku tak lagi ngaya, kenyataannya jumlah subscriber di channel Youtube Atta Halilintar tetap saja bertambah.

Langgar PPKM, Holywings dan Kafe Marabunta di Semarang Disegel

Dua kafe di Semarang, yakni Holywings dan Marabunta, disegel polisi karena melanggar aturan PPKM level 1 dengan buka lebih dari pukul 24.00 WIB.

Ini Skema Hyundai Hadapi Penyetopan Mobil Bensin-Solar Tahun 2050

Skema Hyundai hadapi kebijakan penyetopan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan solar.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Tuntut Usut Kasus Diklat Maut Menwa UNS, Mahasiswa Gelar Aksi 100 Lilin

mahasiswa mendesak rektorat tegas dan transparan dalam menyikapi kasus meninggalnya Gilang Endi