Tutup Iklan
Wali Kota Madiun, Maidi. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN -- Wali Kota Madiun Maidi akan melakukan mutasi besar-besaran pada Desember 2019. Ada delapan sampai sembilan pejabat eselon II Pemkot Madiun turut dimutasi.

"Konsep [mutasi] sudah masuk di meja saya. Ada delapan sampai sembilan pejabat eselon II yang akan dimutasi," kata Maidi kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Dia mengaku nama-nama seluruh pejabat yang masuk dalam gerbong mutasi sudah ada di mejanya. Nama-nama tersebut disusun oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Namun, Maidi mengaku ada sejumlah nama yang diusulkan Baperjakat tidak sesuai dengan keinginannya. Menurut dia, ada sejumlah nama pejabat yang jabatannya tidak sesuai dengan keilmuannya atau harus linier.

"Harus sesuai kompetensinya. Artinya begini kalau ada insinyur pertanian ya harus menguasai pertanian. Tidak boleh insinyur pertanian saya taruh di pemerintahan. Harus linier. Kalau sarjana sosial, dia saya masukkan ke sosial," jelas dia.

Maidi menyampaikan penempatan pejabat ini harus sesuai keilmuannya. Dengan konsep seperti itu, diharapkan program-program yang ada di Pemkot Madiun akan lebih terarah.

Mutasi pejabat ditargetkan rampung pada Desember. Dengan harapan, awal 2020 para pejabat yang baru bisa bekerja dengan program baru.

Dia menegaskan para pejabat yang ditempatkan di masing-masing dinas akan dievaluasi kinerjanya dua tahun sekali. Setelah bekerja dua tahun, nantinya akan diputuskan tetap dieselon II atau diturunkan.

"Untuk evaluasinya ya mulai dari evaluasi kinerja, serapan anggaran, tidak ada temuan BPK, dan perencanaan serrta realisasinya," jelas Maidi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten