9 Gardu Satelit Tambahan Dioperasikan di Gerbang Tol Ngemplak Boyolali Mulai Hari Ini

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mengoperasikan 15 gardu satelit di gerbang tol Ngemplak, Boyolali, mulai Senin (27/5/2019) ini. Sebelumnya gerbang tol Ngemplak hanya memiliki enam gardu satelit.

9 Gardu Satelit Tambahan Dioperasikan di Gerbang Tol Ngemplak Boyolali Mulai Hari Ini

SOLOPOS.COM - Kendaraan melintas di gerbang tol Ngemplak, Boyolali, Senin (27/5/2019). (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, BOYOLALI -- PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mengoperasikan 15 gardu satelit di gerbang tol Ngemplak, Boyolali, mulai Senin (27/5/2019) ini. Sebelumnya gerbang tol Ngemplak hanya memiliki enam gardu satelit.

Pengoperasian sembilan gardu satelit tambahan tersebut akan berlangsung hingga arus mudik dan balik Lebaran berakhir. Direktur Teknik PT JSN, Aryo Gunanto, menyebutkan penambahan gardu satelit itu untuk mengurangi antrean kendaraan di pintu tol Ngemplak.

Pintu tol tersebut diprediksi akan menjadi salah satu titik terpadat selama arus mudik dan balik Lebaran. Meski peningkatan volume kendaraan belum terlihat, Aryo memprediksi arus mudik akan mencapai puncaknya pada Jumat (31/5/2019) dan Sabtu (1/6/2019).

“Saat ini volume kendaraan di gerbang tol Ngemplak sekitar 12.000 unit per hari. Jumlah itu diprediksi terus naik hingga mencapai 31.000 unit kendaraan mulai H-7 Lebaran,” kata Aryo kepada Solopos.com, Senin (27/5/2019).

Namun demikian, Aryo menyebutkan pengoperasian gardu satelit masih mempertimbangkan volume kendaraan yang melintas. “Kami sudah persiapkan tinggal nanti kondisinya,” imbuh dia.

Sementara itu berdasarkan pantauan di gerbang tol Ngemplak, Senin pagi, sejumlah petugas terlihat bersiaga baik di gardu satelit tambahan maupun pengawasan mesin tap tol.

Arus kendaraan terpantau landau dan didominasi kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan umum/bus. Kendaraan dari arah timur didominasi dari wilayah Bojonegoro (pelat S), serta wilayah Madiun (pelat AE). Di lain sisi, kendaraan dari arah barat didominasi dari Semarang (pelat H) serta Jakarta (pelat B).

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral! David Beckham Ucapkan Selamat Idul Fitri dengan Bahasa Indonesia

David Beckham mengucapkan selamat Idul Fitri bagi seluruh warga Indonesia.

Pesan Berantai di WA Soal Ledakan Kasus Covid-19 Klaten, Polisi Tegaskan Itu Hoaks!

Pesan berantai itu menyebutkan kasus Covid-19 di Jateng meledak pekan ini. Kota Klaten menempati peringkat I, yakni mencapai 11.876 orang pasien Covid-19.

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021).